Breaking News:

Kasat Lantas AKP Riko Sebut Faktor Penyebab Laka Lantas di Mempawah

Untuk data laka lantas selama Ramadan hingga saat ini kata AKP Riko yakni, jumlahnya sebanyak 5 kasus, dengan rincian korban meninggal 1 orang, luka b

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Riko Syafutra. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Riko Syafutra menyebutkan data laka lantas selama bulan Ramadan.

Menurutnya berdasarkan data yang dihimpun, untuk tahun 2021 ini mengalami penurunan laka lantas dibandingkan tahun 2020 saat bulan suci Ramadan.

Untuk data laka lantas selama Ramadan hingga saat ini kata AKP Riko yakni, jumlahnya sebanyak 5 kasus, dengan rincian korban meninggal 1 orang, luka berat 7 orang, dan luka ringan 1 orang, dengan total kerugian material sebanyak Rp 55 juta.

"Dibandingkan tahun 2020 yang lalu yakni sebanyak 9 kasus, dengan rincian korban meninggal dunia 5 orang, luka berat 4 orang, dan luka ringannya 2 orang, dengan total kerugian material sebanyak Rp 91.700.000," jelasnya, Rabu 5 Mei 2021.

Sejauh ini kata Kasat Lantas, berdasarkan data, kecelakaan sering terjadi karena beberapa faktor penyebab.

"Yang paling utama masih perlengkapan sarana prasarana jalan kita yang masih kurang memadai, seperti penerangan, terbatasnya rambu-rambu yang terpasang di jalur lalu lintas," terangnya.

Dikatakannya juga, mengingat bahwa Kabupaten Mempawah merupakan jalur penghubung antar kota, jadi volume kendaraan cukup padat.

Baca juga: Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, Ini yang Disampaikan Kapolres Mempawah

"Apalagi memasuki bulan puasa Ramadan dan menjelang Hari raya, aktivitas kendaraan memang cukup padat, dan biasa itu juga yang mengakibatkan laka lantas, karena kelalaian saat berkendara," ungkapnya.

Dirinya juga memberikan saran, untuk di Kabupaten Mempawah disediakan tempat persinggahan untuk para pengendara yang mungkin perlu beristirahat saat jenuh berkendara.

"Mungkin memang diperlukan semacam rest area, tempat peristirahatan, jadi kalau pengendara ngantuk atau jenuh, bisa berhenti sejenak untuk beristirahat," tegasnya.

Lebih jauh, Kasat Lantas kembali menjelaskan sejauh ini yang menjadi rawan kecelakaan ada di dua Kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah.

"Untuk saat ini yang masih rawan kecelakaan yakni di Kecamatan Mempawah Hilir dan Sungai Pinyuh," tutupnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved