Doa Mandi Wajib Pria dan Tata Caranya Lengkap Sebab-Sebab Mandi Junub

Dalam Islam, umat muslim diharuskan untuk mandi wajib atau mandi Junub setelah berhubungan suami istri.

Tayang:
Editor: Zulkifli
GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ANDHIKA PRASETYO
Ilustrasi - Bacaan niat mandi wajib bagi laki-laki dan perempuan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO ID - Didalam Islam diatur mengenai tata cara membersihkan diri dari hadas kecil dan hadas besar.

Hadas adalah keadaan tidak suci pada orang yang telah balig dan berakal sehat.

Nah, kali ini kita membahas bagaimana cara mensucikan diri hadas besar dengan cara mandi wajib.

Hal ini penting dilakukan agar tidak menjadi halanga ketika melaksanakan ibadah sholat dan sebagainya.

Berikut ini tata cara mandi wajib atau mandi junub untuk laki-laki dan perempuan.

Baca juga: Doa Buka Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah dan Artinya, Baca Sebelum Santap Menu Buka

Dalam artikel ini juga terdapat bacaan niat mandi wajib atau mandi Junub.

Dalam Islam, umat muslim diharuskan untuk mandi wajib atau mandi Junub setelah berhubungan suami istri.

Mandi wajib atau mandi Junub ini juga ditujukan kepada seorang perempuan yang telah menyelesaikan masa haidnya.

Berikut sebab-sebab seseorang harus melakukan mandi wajib:

- Melakukan hubungan suami istri walaupun tidak keluar mani.

- Keluar mani yang disebabkan hubungan suami istri.

- Nifas, keluarnya darah dari rahim yang disebabkan melahirkan atau setelah melahirkan.

- Ketika seseorang meninggal dunia, dan meninggalnya bukan mati syahid.

- Haid bagi perempuan.

- Orang yang baru memeluk agama Islam.

Baca juga: Doa Puasa Ramadhan ke 23, Doa Puasa ke 23 Lengkap dengan Latin Arab Serta Artinya

Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub Laki Laki:

1. Mulailah dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar.

Berikut ini lafadz niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Tulisan latin dari bacaan ini adalah:

"Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'aala."

2. Ambil air kemudian membasuh tangan sebanyak 3 kali.

3. Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.

4. Berwudhu sebagaimana ketika hendak salat

5. Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali

6. Siram anggota badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.

7. Membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

8. Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, baik pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.

9. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.

Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub Perempuan

Baca juga: Cara Mandi Wajib dan Doanya ! Baca Niat Mandi Wajib agar Suci dari Hadas Besar

Tata cara mandi junub bagi perempuan, dibedakan antara mandi junub dan mandi setelah haid atau nifas.

1. Niat (Menurut para ulama niat itu tempatnya di hati).

Berikut ini lafadz niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Tulisan latin dari bacaan ini adalah:

"Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'aala."

2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.

3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.

4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.

5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.

6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.

7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).

8. Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Sedangkan untuk mandi karena haidh dan nifas, tata caranya sama dengan mandi junub namun ditambahkan dengan beberapa hal berikut ini:

Pertama: dianjurkan menggunakan sabun.

Kedua: melepas gelungan, sehingga air bisa sampai ke pangkal rambut.

Adapun doa setelah mandi junub yang dapat di baca lafaznya yakni

“Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina,”.

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.

(*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub Laki Laki dan Perempuan Beserta Bacaan Niatnya,
https://www.tribunnews.com/ramadan/2021/04/13/tata-cara-mandi-wajib-atau-mandi-junub-laki-laki-dan-perempuan-beserta-bacaan-niatnya?page=all.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved