Breaking News:

Cegah Arus Mudik, Dirikan Pos Penyekatan di Pintu Masuk Sanggau

Ini sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah daerah, TNI, dan Dishub juga untuk pelaksanaanya.

Dok. Polres Sanggau
Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi, S. IK, MH 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait dengan imbauan pemerintah yang melarang mudik tahun 2021 ini, Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi, S. IK, MH menyampaikan bahwa Polres Sanggau menggelar Operasi Ketupat tahun 2021, dengan menyiapkan personel.

“Terdiri yang aktif yaitu 95 orang. Namun untuk jumlah kekuatan full bisa 2/3 kekuatan, untuk besok akan dilaksanakan gelar pasukan dan kita akan membuat pos-pos seperti biasa,” kata Raymond M Masengi.

Pos yang dimaksud yakni pos pengamanan dan pos pelayanan ditambah dengan pengawasan terhadap masyarakat yang akan mudik.

Baca juga: Antisipasi Warga Mudik, Wako Pontianak Edi Rusdi Kamtono Ajak RT/RW Tingkatkan Kewaspadaan Pandemi

“Oleh sebab itu kaitan dengan CB sesuai dengan arahan kita mungkin akan melakukan pengawasan, mengimbau bagi yang akan mudik, kembali,” ujarnya.

Lanjutnya, jika memang dia membawa surat tugas dan ada keperluan yang mendesak kaitan sakit, emergency dan lain-lain maka kita persilahkan namun hanya melintas saja.

“Ini sudah kita koordinasikan dengan Pemerintah daerah, TNI, dan Dishub juga untuk pelaksanaanya. Dan penjagaan dilaksanakan oleh anggota dibantu dengan rekan-rekan TNI dan dibantu oleh Dishub, pemerintah daerah,” tutur Raymond M Masengi.

Untuk posko akan ditempatkan di daerah-daerah strategis termasuk pos pengawasan kita tempatkan di pintu-pintu masuk berbatasan dengan Kabupaten lain.

“Dengan Kabupaten Landak, dengan Kabupaten Sekadau, dengan Kubu Raya dan mungkin dengan Ketapang juga. Untuk di Entikong sudah ada memang disana karena dia berbatasan, sudah dihandel oleh PLBN, pos pengamanan disana,” tegasnya.

“Mungkin di daerah Penyeladi, dengan Landak disimpang Sosok, untuk yang masuk dari arah Pontianak di Simpang Ampar. Mungkin tambahan satu lagi tergantung situasi nanti di wilayah Toba,” tambahnya

Kapolres Sanggau menjelaskan, mulai aktif di Posko tersebut yakni tanggal 6 Mei 2021. Rencananya setiap ada yang melintas ada pemeriksaan khusus, tetapi menunggu dari Pemda, perlibatan personil yang ada disana dan bersinergi juga dengan Polres-polres lain, Kabupaten-kabupaten lain.

“Sehingga Kegiatan-kegiatan ini betul-betul berjalan dengan baik,” tuturnya.

Intinya, kata Kapolres, pihaknya mengimbau. Kalaupun masih ada yang memaksakan, kami mengimbau untuk putar balik

“Tidak usah kemana-mana sesuai dengan imbauan pemerintah. Apalagi Sanggau saat ini kan sedang dalam posisi tinggi (Kasus Covid-19),” pungkasnya.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved