Breaking News:

Cara Menghindari Modus Penipuan Digital Agar Tak Jadi Korban

Penipuan digital biasanya memanfaatkan platform seperti media sosial, email, telepon, hingga aplikasi bodong yang belum jelas keamanannya.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beragam cara dilakukan pelaku kejahatan untuk mengelabui korbannya.

Satu di antaranya adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, yang memberi banyak manfaat dan kemudahan.

Beragam modus dilakukan pelaku penipuan yang terjadi di era serba digital. 

Penipuan digital biasanya memanfaatkan platform seperti media sosial, email, telepon, hingga aplikasi bodong yang belum jelas keamanannya.

Baca juga: DEPOSITO BNI dan Deposito BRI Berapa ? Cek Update Bunga Deposito Tertinggi Hari Ini Rabu 5 Mei 2021

Hal yang dapat kita lakukan sebagai pengguna ialah cermat dan teliti agar tak terjerumus ke modus penipuan

Maraknya penipuan digital ini juga meresahkan instansi seperti AsetKu Fintech Peer to Peer Lending.

Andrisyah Tauladan, Direktur AsetKu menganjurkan agar pengguna dapat lebih hati-hati, bijaksana dan cermat dalam memilah kebenaran informasi. 

“Kami juga terima beberapa laporan ada yang mengatasnamakan AsetKu di media sosial Telegram, menawarkan produk saham dengan mengimingi keuntungan besar," katanya, Rabu 5 Mei 2021.

Baca juga: Tujuh BUMN Akan Dibubarkan Tahun 2021, Dahlan Iskan: 30 BUMN Sudah Meninggal, Mayatnya Belum Dikubur

"Hal ini tentu sudah menjadi kasus pencurian identitas/merek dagang dan sedang kami investigasi lebih dalam dengan tim legal kami," kata Adriansyah.

Andrisyah menekankan AsetKu tidak memiliki akun resmi Telegram, dan sampai tanggal berita ini dikeluarkan Asetku tidak memiliki produk saham yang diperjualbelikan atau produk lainnya di luar aplikasi AsetKu.

Halaman
1234
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved