Breaking News:

Bupati Citra Duani Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2021 di Mapolres Kayong Utara

Kapolres Kayong Utara juga menegaskan Pihaknya siap melaksanakan giat Operasi Ketupat dengan maksimal dengan menurunkan 136 personel Polri

Dok. Polres Kayong Utara
Bupati Kayong Utara Drs Citra Duani memimpin Apel Gelar Pasukan "Ketupat Kapuas - 2021" di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu 5 Mei 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara Drs. Citra Duani memimpin Apel Gelar Pasukan "Ketupat Kapuas - 2021" di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu 5 Mei 2021.

Apel Gelar Pasukan ini dalam rangka Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 dan Pengamanan Bulan Suci Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri 1442 H di wilayah Hukum Polres Kayong Utara.

Kegiatan apel ini diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Kayong Utara mulai Kapolres Kayong Utara AKBP Bambang Sukmo Wibowo, S.I.K., S.H, M.Hum, Ketua DPRD Sarnawi, TNI, Dinas Perhubungan hingaa Pol. PP serta PJU Polres Kayong Utara.

Bupati Kayong Utara selaku inspektur upacara dalam apel gelar pasukan tersebut membacakan Amanat Kapolri bahwa Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan instansi terkait.

Baca juga: Bersinergi, Polres Melawi Gelar Operasi Ketupat dalam Pengamanan Idul Fitri dan Awasi Prokes

"Jangan sampai upaya upaya yang sudah baik di laksanakan menjadi sia - sia, untuk kita bekerja sama dengan baik oleh seluruh stakeholder untuk menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudik, dan akan mendirikan beberapa pos baik darat maupun laut dari beberapa perbatasan, untuk ASN dari luar yang akan bepergian harus ada ijin dari atasan berupa surat tertulis melaksanakan tugas, bagi masyarakat umum harus menunjukan hasil swab yang negatif dan syarat khusus seperti ada keluarga sakit/meninggal atau kepentingan untuk berobat," jelas Citra Duani.

Selanjutnya Bupati Kayong Utara juga menghimbau kepada masyarakat Kayong Utara untuk tetap terus melaksanakan Protokol kesehatan yang telah di tetapkan dan bagi yang melanggar, akan di kembalikan ke daerah asal nya dengan sangsi administrasi yang telah di tentukan, tegas nya.

Kemudian berkaitan dengan hal tersebut Untuk angkutan umum seperti Speed Boat dan kelotok tetap jalan jika yang berkaitan dengan angkutan barang, sedangkan untuk angkutan umum boleh jalan asal ada alasan yang bersifat urgentsi, tambah Bupati Kayong Utara.

Kapolres Kayong Utara juga menegaskan Pihaknya siap melaksanakan giat Operasi Ketupat dengan maksimal dengan menurunkan 136 personel Polri dan akan di gabung kan dengan TNI, Sat Pol. PP dan Dinas Perhungan serta petugas dari Dinas Kesehatan dengan jumlah keseluruhan kurang lebih 300 personel gabungan untuk 8 titik perbatasan yang akan di jaga 24 jam.

Perlu banyak pihak untuk mensukseskan Operasi Ketupat ini sepeti Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudik, tidak berkerumun dan berwisata yang berpotensi menimbulkan klaster, ungkap Kapolres Kayong Utara.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved