Breaking News:

Bawaslu Kalbar Apresiasi Dukungan pada Pesta Demokrasi Kabupaten Bengkayang

Bawaslu Bengkayang, dinaungi Bawaslu Kalimantan Barat sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pesta demokrasi memberikan apresiasi kepada seluruh pih

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalbar melakukan audiensi kepada Pemerintah Daerah Bengkayang atas terselenggarannya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang dengan sukses dan lancar, Rabu 5 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalbar melakukan audiensi kepada Pemerintah Daerah Bengkayang atas terselenggarannya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang secara sukses dan berjalan lancar, Rabu 5 Mei 2021.

Bawaslu Bengkayang, dinaungi Bawaslu Kalimantan Barat sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pesta demokrasi memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mendukung rangkaian pesta demokrasi secara sukses dan lancar.

"Kami menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemda Bengkayang sehingga penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 yang lalu," Imbuh Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah saat menyampaikan tanggapan saat audiensi dengan Pemda Bengkayang di Ruang Rapat Bupati Bengkayang.

Baca juga: KNPI Bengkayang Berbagi Berkah ke Beberapa Masjid dan Panti Asuhan di Bengkayang

Pada saat pelaksanaan audiensi Pemerintah Kabupaten Bengkayang oleh Bupati Bengkayang diwakili oleh Sekda Bengkayang dan jajaran staff Pemkab, Ruhermansyah mengatakan, bahwa kontribusi Pemda Bengkayang kepada Bawaslu sangat baik.

Kontribusi ini, baik itu pendanaan (hibah), dukungan berupa fasilitasi gedung sekretariat serta Aparatur Sipil Negara untuk mendukung kinerja Bawaslu dalam pengawasan pada saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang.

Pesta demokrasi ini sudah berakhir, tetapi Bawaslu membutuhkan dukungan dari Pemda Bengkayang untuk kedepannya.

Kemudian, Syarifah Aryana Kaswamayana selaku Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Bengkayang juga turut menyampaikan, bahwa pada kegiatan Pengawasan Partisipatif memiliki tujuan seperti memberikan pendidikan politik pada masyarakat terkait terselenggaranya Pilkada serta pesta demokrasi lainnya.

"Misalnya, membentuk Desa Anti Hoax atau Desa Anti Politik Uang," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved