Breaking News:

Terkait Imbauan Larangan Mudik, Ini Penegasan Bupati Sanggau Paolus Hadi

Terkait dengan imbauan pemerintah yang melarang mudik, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa   kemarin dilaksanakan vidcon secara nasional be

TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Bupati Sanggau, Paolus Hadi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Terkait dengan imbauan pemerintah yang melarang mudik, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa   kemarin dilaksanakan vidcon secara nasional bersama Mendagri dan dihadiri Forkopimda Provinsi maupun Kabupaten. 

"Secara umum, berdasarkan aturan yang ada, kita diminta,  masyarakat Sanggau tentunya secara khusus kita harus menyadari pemerintah mengimbau  supaya kita tidak mudik, Pulang ke kampung halaman dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H ini,"katanya, Selasa 4 Mei 2021.

Kemudian juga, lanjut Ketua DPC PDI Sanggau itu, disampaikan dari Menteri Agama bahwa ada hal-hal yang penting dan menjadi petunjuk bagaimana menjalankan ibadah mulai dari bulan ramadan sampai kepada hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: 93 gigitan Anjing, Ini Imbauan Anggota DPRD Sanggau

"Tentunya sebagai Bupati saya memahami betul bahwa masyarakat kita selalu ada tradisi dan kebiasaan, sungkem, silahturahmi dengan keluarga terutama kepada orang tua. Kita sepakat secara nasional, sebagai Bupati kami juga diminta untuk menyatakan hal yang sama, imbauan untuk tidak mudik, tidak pulang kampung,"ujarnya.

Mengapa demikian, lanjut PH sapaan akrabnya, karena memang berdasarkan beberapa informasi penting dibelahan negara kita sangat menghawatirkan adanya mutasi dari Covid-19 yang diharapkan tidak sampai ke daerah ini.

"Tetapi saya betul-betul berharap kepada masyarakat Sanggau, yang berada di luar Kabupaten Sanggau kalaupun bersilahturahmi saya yakin bisa menggunakan fasilitas media sosial yang ada,"ujarnya.

Secara teknis bagaimana nanti pelarangan mudik ini tentu akan disepakati oleh Forkopimda. dan yang kita pahami bahwa kita harus menunggu instruksi dari Gubernur Kalbar untuk khusus di Kalbar nya dan antar Kabupaten/Kota nya.

"Kami tentu harus seragam semuanya. dan yang kita pahami saat ini pasti kita akan menjaga perbatasan kita dengan maksud dan tujuan tentu harus orang yang masuk ke kita ini memenuhi syarat. Berdasarkan aturan yang ada tentu harus bebas dari Covid-19 dengan mungkin menunjukan hasil swab antigen nya,"jelasnya.

"Lalu juga ada yang dibolehkan ketika memang menjalankan tugas kedinasan, ada aturannya. Harapan saya ini bukan soal adanya larangan sehingga orang takut, Tetapi kesadaran itu yang utama. Mengapa kita lebih baik di rumah saja, dilingkungan kita saja karena kita berharap kita semua sehat,"tambahnya.

Baca juga: Mantan Wakapolres Sanggau Ajak Donor Darah untuk Peduli Sesama

Dikatakanya, di Kabupaten Sanggau juga sudah semakin banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itulah, PH kembali mengingatkan kepada masyarakat Sanggau yang diluar maupun didalam, agar patuh dan tidak harus mudik, tidak harus pulang kampung.

"Tentu penegasan-penegasan ini untuk kebaikan Kabupaten Sanggau, Kalbar dan tentu Indonesia. Mengapa, jangan kita menciptakan gelombang besar lagi ketika semua orang berkumpul dengan tidak melakukan Protokol kesehatan (Prokes). Saya tetap percaya masyarakat Sanggau pasti bisa memahami ini, baik yang didalam Kabupaten ini maupun yang diluar,"tegasnya.

Lanjutnya, kita sepakat tetap melakukan Prokes dengan menerapkan 3 M dan Pemerintah terus melakukan 3T supaya kita memastikan masyarakat kita ini betul-betul bisa aman dari Covid-19. 

"Dukung pemerintah Kabupaten Sanggau, semoga kita sehat. Selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H. Mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved