Breaking News:

Ketua ASHEPI Kalbar Katakan Produk Lokal Kalbar Potensi untuk Diekspor

“Jadi untuk produk UMKM ini kami berharap dapat memenuhi selera pasar dengan sinergi bersama Diskop UKM tidak hanya terkait data, tapi juga untuk pela

TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Ketua BPD ASEPHI Kalbar, Humaira Novriyati. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus BPD Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Kalbar terus melakukan sinergitas untuk mendorong agar produk lokal bisa memenuhi kualitas ekspor dan diminati sampai ke pasar internasional.

Ketua BPD ASEPHI Kalbar, Humaira Novriyati menjelaskan bahwa sejauh ini ASHEPI terus melakukan sinergitas seperti yang sudah terjalin dengan Dekranasda dan Diskop UKM Provinsi Kalbar.

Selain menjabat sebagai Ketua BPD Ashepi Kalbar, Humaira saat ini juga menjadi Anggota Bidang Pengembangan Produk Dekranasda Provinsi Kalbar yang memang kerap kali melihat langsung hasil kerajinan lokal di Kalbar, dan turut mempromosikannya.

“Kami berharap sinergitas yang terjalin antara ASEPHI Kalbar dengan Diskop UKM Provinsi Kalbar dapat memperoleh data yang akurat mengenai binaan koperasi yang mana produk kerajinannya bisa memenuhi kualitas ekspor baik dari desain maupun kualitas produknya,”ujarnya, Selasa 4 Mei 2021.

Dikatakannya untuk kepentingan eskpor tentu tidak boleh sembarangan dan hsrus memenuhi syarat.

“Jadi untuk produk UMKM ini kami berharap dapat memenuhi selera pasar dengan sinergi bersama Diskop UKM tidak hanya terkait data, tapi juga untuk pelatihan para UKM untuk persiapan melakukan ekspor,”paparnya.

Baca juga: Kalbar Terapkan Larangan Mudik, Sutarmidji: Ngotot Langsung Dikarantina 14 Hari

Apalagi dikatakannya setelah melakukan audiensi beberapa waktu lalu Kadiskop UKM Provinsi tampak sangat responsif dan mendukung Ashepi Kalbar.

Kedepan dikatakannya, UKM dibawah binaan koperasi akan mendapat kemudahan dari segi biaya pajak dan mendapatkan pelatihan serta lainnya.

“Kami berharap sinergitas antar ASHEPI, Dekranasda dan Diskop UKM Provinsi Kalbar ini bisa terus bersama melakukan promosi yang baik ,”harapnya.

Ia menambahkan sejauhi ini kalau melihat Potensi ekspor kerajinan lokal di Kalbar sendiri sangat terbuka luas terutama seperti kain Sidan asal Kaluas Hulu dan juga Tentun Ikat Sintang.

“Kalau Tenun Sidan lebih terkenal di Malaysia karena satu rumpun dan digunakan untuk acara adat, kalau Ikat Sintang biasa ditemui di pasar Eropa,”ujarnya.

Tak hanya tenun saja, dikatakannya hasil kerajinan seperti anyaman atau bemban terutama yang memiliki warna natural lebih diminati di pasar internasional. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved