Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Minta Daerah Tak Pelit Belanja Kebutuhan Alat Kesehatan Penanganan Covid-19

Tidak bisa gitu karena masih ada tanggung jawab sampai Juni. Jadi berbesar hati lah dalam melaksanakan tugas pemerintahan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meminta agat daerah jangan pelit untuk belanja keperluan alat kesehatan dalam menenangani Pandemi Covid-19 seperti membeli rapid antigen dan alat RT PCR.

“Ini bukan hal yang belum berakhir tapi kalau kita punya cara yang baik semua bisa, intinya harus gunakan masker. Kalau ada yang tak pakai masker denda saja,” tegasnya.

Gubernur Sutarmidji mengatakan sudah angkat tangan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Sambas. Dikatakannya mungkin karena jalannya Pemerintahan di Sambas saat ini sudah tidak efektif lagi.

Hal itu dikarenakan masa kepemimpinan bupati Sambas akan berakhir dan sisa satu bulan lagi.

Baca juga: POSTINGAN Sutarmidji Jangan Mudik Lebaran dan Ancam PSBB Dibanjiri Komentar hingga Respon Warganet

“Kalau di Sambas saya angkat tangan capek ngomong jak, mungkin karena pemerintahan disana tidak efektif lagi, hanya sisa satu bulan lagi. Tapi tidak boleh begitu kasian masyarakatnya,”ujarnya kemarin.

Ia menegaskan jangan karena masa kepempinan habis sampai Juni 2021 membuat ogah-ogahan dan tidak tanggung jawab dalam penanganan Covid-19.

“Tidak bisa gitu karena masih ada tanggung jawab sampai Juni. Jadi berbesar hati lah dalam melaksanakan tugas pemerintahan,”pintanya.

Ia menegaskan bahwa mudik tetap dilarang sesuai aturan pusat. Bahkan dikatakannya tidak ada cuti untuk pejabat di Lingkungan Provinsi Kalbar.

“Mudik tetap dilarang titik. Kita mau cek nanti pakai GPJS untuk handpone para PNS lokasi mereka dimana, kalau matikan lokasi berarti mereka mudik. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved