Breaking News:

Cara Menghindari Varian Baru Corona B117 dan B1617 yang Sudah Masuk Kalbar

Berdasarkan hal tersebut, maka Ahli Epidemiologi menyampaikan, bahwa yang berpotensi dan berpeluang besar masuk ke Kalbar adalah dua mutasi Covid-19,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi - Cara Mencegah Corona b117 Virus Corona Jenis Baru yang Ditemukan di Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait dengan adanya mutasi virus Corona yang sudah masuk ke Indonesia dan termasuk Kalbar. Sebagaimana disebutkan oleh Menteri Kesehatan RI, bahwa Mutasi Virus Corona Asal India, Inggris, dan Afrika Selatan sudah masuk Indonesia dengan total sebanyak 16 Kasus pada Selasa 3 Mei 2021 kemarin.

Dengan adanya Mutasi Virus Corona tersebut, Ahli Epidemiologi sekaligus ketua tim kajian ilmiah Covid-19 Poltekkes Kemenkes Pontianak dan Ketua Muhmamadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kalimantan Barat, Dr. Malik Saepudin SKM,M.Kes menyampaikan, tiga jenis Mutasi baru yang masuk ke Indonesia, yaitu mutasi dari India, yang mana terdapat dua insiden (penularan dari India) yang sudah kita lihat dua-duanya yakni di Jakarta dan satu insiden dari Afrika Selatan itu ada di Bali.

Berdasarkan hal tersebut, maka Ahli Epidemiologi menyampaikan, bahwa yang berpotensi dan berpeluang besar masuk ke Kalbar adalah dua mutasi Covid-19, yakni dari Inggris dan India yang masuk ke Indonesia dan telah terjadi insiden di Jakarta.

"Mengapa berpeluang lebih besar, karena mobiltas penduduk dan secara topografi kedua wialayah ini paling dekat atau transportasi udara juga sangat mendukung dan sangat cepat. Hal ini perlu diwaspadai karena lonjakan kasus Covid-19 di Kalbar meningkat tajam sekitar 99%, hal ini sangat mengkawatirkan semua pihak," jelas Malik Saepudin, Selasa 4 Mei 2021.

Hal tersebut, disampaikannya sesuai dengan tipical varian baru Corona B117 asal Inggris yang lebih menular 40-70 persen, lebih cepat menyebar.

Baca juga: UPDATE Covid-19, 283 Warga Kapuas Hulu Sudah Terpapar Virus Corona

Bahkan tidak hanya itu juga, tipical Corona B1617 dari India. Dari hasil penelitian terbaru di seluruh dunia, lanjutnya, menunjukkan varian baru virus corona India lebih mudah ditularkan ke anak-anak dan remaja.

"Sebagaimana sejumlah kasus yang terjadi di Kalbar, sebagian besar dominasi pada usia muda yakni anak sekolah dan mahasiswa," ungkapnya.

"Beberapa ahli percaya kalau varian baru virus corona India menyebar lebih cepat di anak-anak dan dewasa muda dengan gejala serius dan butuh penanganan medis," imbuhnya.

Walaupun tingkat risiko kematiannya rendah, menurut Malik, dokter mengatakan virus corona India ini membuat anak-anak lebih sakit parah jika terinfeksi dibandingkan sebelumnya.

Malik mengatakan, untuk tahun 2021 ini bisa disebut sebagai tahun lahirnya banyak strain baru. Lantaran, sudah cukup banyak wilayah Kalbar yang mengalami peningkatan kasus akhir-akhir ini. Bahkan sekaligus memberikan gambaran bahwa pandemi Covid-19 di Kalbar masih belum terkendali.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved