Breaking News:

TNI-Polri Beserta Pemerintah Kecamatan Monterado Gelar Patroli Gabungan Beri Imbauan Larangan PETI

kami harapkan masyarakat menghentikan aktivitas PETI itu dengan mencari pekerjaan lain yang legal

Dok. Polsek Monterado
TNI-Polri beserta Pemerintah Kecamatan Monterado mengelar Patroli gabungan dalam rangka mengimbau kepada masyarakat di Kecamatan Monterado agar tidak melakukan aktivitas Peti, Jumat 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - TNI-Polri beserta Pemerintah Kecamatan Monterado mengelar Patroli gabungan dalam rangka mengimbau kepada masyarakat di Kecamatan Monterado, agar menghentikan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Monterado, Jumat 30 April 2021.

Kapolsek Monterado Polres Bengkayang Polda Kalbar IPDA Kusnandar menjelaskan bahwa, kegiatan patroli gabungan tersebut guna menyikapi keresahan masyarakat terhadap kegiatan penambangan liar yang dapat merusak lingkungan.

Baca juga: Polsek Putussibau Selatan Sosialisasikan Larangan PETI kepada Masyarakat

"Kami menggelar patroli gabungan tersebut menggunakan kendaraan roda 2 (Dua), untuk lebih efektif dalam menemukan lokasi dan pelaku penambangan liar", tutur IPDA Kusnandar.

"Terhadap para penambang liar kami data beserta identitas para pemilik lokasi lalu diberikan himbauan untuk menghentikan aktivitasnya penambangan liar tersebut", ucap Kapolsek IPDA Kusnandar.

Bahwa aktifitas penambangan liar tersebut mengakibatkan rusaknya ekosistem lingkungan, larangan aktivitas PETI juga tertuang dalam Undang-Undang nomor 3 Tahun 2020 tentang pertambangan, mineral dan batubara dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp100 miliar.

Ia berharap agar masyarakat juga memahami dampak dari aktivitas tambang emas ilegal itu, sehingga tidak semata-mata memikirkan pendapatan semata namun lebih memikirkan dampaknya ke depannya.

"Saat ini kami masih terus lakukan imbauan, kami harapkan masyarakat menghentikan aktivitas PETI itu dengan mencari pekerjaan lain yang legal," tutup Kapolsek Monterado IPDA Kusnandar.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved