Breaking News:

Semarak Ramadan, HMI Cabang Mempawah Laksanakan Pesantren Kilat

Tak hanya memberikan materi keilmuan semata, Saifudin melanjutkan pesantren kilat yang diadakan dalam jangka waktu 3 hari itu juga ada Buka Puasa Bers

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah lakukan pengabdian kepada masyarakat melalui momen pesantren kilat, yang diselenggarakan sejak tanggal 1-3 Mei 202, di TPA Attawwabin, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah lakukan pengabdian kepada masyarakat melalui momen pesantren kilat, yang diselenggarakan sejak tanggal 1-3 Mei 202, di TPA Attawwabin, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur.

Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Saifudin, mengatakan Pesantren kilat ini diadakan sebagai salah satu bentuk pendorong kader-kader HMI Mempawah agar senantiasa mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai dengan tujuan HMI.

"Kegiatan ini sebagai ajang pengabdian untuk kader HMI kepada masyarakat Mempawah, dan Juga sebagai wadah silaturahmi khususnya masyarakat Desa Antibar, dengan kader HMI Mempawah, guna bisa terus berkerjasama dalam membangun budaya intelektual di Kalangan masyarakat sekitar," ujarnya, Senin 3 Mei 2021.

Tak hanya memberikan materi keilmuan semata, Saifudin melanjutkan pesantren kilat yang diadakan dalam jangka waktu 3 hari itu juga ada Buka Puasa Bersama dengan Jamaah Masjid Attawwabin.

“Agenda Pesantren kilat ini diantaranya ialah Safari Ramadan, BTQ, Materi Keutamaan Puasa, Materi Zakat, Buka Puasa Bersama dan Door Prize untuk para peserta,” katanya.

Baca juga: Pesantren Kilat, Upaya Masjid Al Amin Kompleks Cendana Indah Dekatkan Anak Dengan Alquran

Tujuannya, imbuh Saifudin selain untuk mengisi waktu luang, anak-anak peserta didik juga untuk menambah intensitas silaturahmi dengan warga sekitar, dan menambah pengalaman beribadah sunah bagi anak-anak serta mempraktekkan genarasi Islami.

"Kami berharap agar kelak sasaran dari pesantren kilat ini diharapkan mampu memunculkan sosok generasi intelektual muslim berkualitas yang berguna untuk nusa, bangsa serta agama," terangnya.

Peserta pesantren kilat merupakan siswa-siswi tingkat SD dan SMP yang berasal dari Desa Antibar, dimana sejauh ini jumlah peserta yang mengikuti berkisar 20-an peserta. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved