Breaking News:

Mas Yusmidi Harap Kedepan Festival Sahur-sahur Bisa Menjadi Festival yang Berkualitas

"Kali ini memang kita batasi untuk peserta, kalau tidak dibatasi biasanya ada 100 bahkan 150 kelompok peserta," katanya, Senin 3 Mei 2021.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Bebincang Spesial, Festival Sahur-sahur bersama Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, dan Ketua Galaherang Kreasindo, Mas Yusmidi S.AP MM dengan tema "Festival Sahur-sahur 2021 Angkat Budaya Lokal Mempawah ke Kancah Nasional", yang tayang secara live di Instagram dan Facebook Tribun Pontianak, Minggu 2 Mei 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Festival Sahur-sahur ke-18 Tahun 2021 kembali digelar, Minggu 2 Mei 2021.

Pagelaran Festival Sahur-sahur ke-18 kali ini dilakukan secara virtual dan live streaming, demi mencegah penyebaran Covid-19, dan pastinya kegiatan tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ketua Galaherang Kreasindo Mempawah, Mas Yusmidi, mengatakan untuk Festival Sahur-sahur ke-18 kali ini memang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Kali ini memang kita batasi untuk peserta, kalau tidak dibatasi biasanya ada 100 bahkan 150 kelompok peserta," katanya, Senin 3 Mei 2021.

Mengingat sekarang masih pandemi Covid-19, kata Yusmidi, maka pelaksanaannya juga tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Baca juga: Bupati Erlina Sebut Festival Sahur-sahur Sudah Pernah Raih Rekor MURI

"Jadi kelompok peserta kali ini kita batasi, dan apabila sudah masuk diatas 30 juga sudah merupakan prestasi yang baik, dan kita ketahui peserta kali ini ada 35 kelompok peserta," jelasnya.

Dikatakannya juga Festival Sahur-sahur ini digelar untuk se Kalimantan Barat.

"Festival Sahur-sahur sendiri kita gelar se-Kalbar, akan tetapi mungkin efek dari pandemi yang mengikuti kali ini dari Mempawah dan Kota Pontianak," jelasnya lagi.

Yusmidi juga menyampaikan poin-poin penting penilaian dalam Festival Sahur-sahur.

"Yang pertama ialah kekompakan peserta memainkan alat musik tersebut, setelah itu skil individu peserta memainkan alat musiknya, stelah itu juga terkait nada yang dikeluarkan dari alat musik tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, Yusmidi juga menjelaskan mengenai Festival Sahur-sahur yang hingga saat ini masih ditangani oleh organisasi yakni Galaherang Kreasindo.

"Alhamdulillah kita selalu dipercaya, karena sejak Galaherang Kreasindo memegang Festival Sahur-sahur ini, belum pernah dan tidak ada yang namanya rusuh pada saat kegiatan," tegasnya.

Dirinya berharap kedepan Festival Sahur-sahur bisa dilaksanakan dengan konsep-konsep terbaik.

"Maka kedepan harapan kita Festival Sahur-sahur bisa menjadi Festival yang berkualitas," tutupnya. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved