Breaking News:

EMPAT Kasus Positif COVID Kluster Pernikahan di Sekadau Meninggal Dunia, Dua Kasus Merupakan Pasturi

Ia mengatakan telah dilakukan tracing atas kasus kematian tersebut yang memang  berasal dari kluster resepsi pernikahan di salah satu basecamp di peru

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi KalBar, Harisson. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan dalam satu minggu ini sudah ada empat kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dari kluster resepsi pernikahan di salah satu Basecamp Sawit di Kabupaten Sekadau

“Dalam seminggu terakhir di Sekadau ada 4 kasus meninggal karena COVID-19. Satu orang meninggal di RS Soedarso yang sebelumnya pasien rujukan dari RSUD Sekadau. Sedangkan tiga kasus lainnya meninggal di RSUD Sekadau,” ujar Harisson kepada awak media,Senin 3 Mei 2021.

Ia mengatakan telah dilakukan tracing atas kasus kematian tersebut yang memang  berasal dari kluster resepsi pernikahan di salah satu basecamp di perusahaan sawit di Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.

Baca juga: UPDATE Terkini Covid19 - Muncul Klaster Pernikahan di Sekadau, 54 Orang Positif & 3 Meninggal Dunia

“Saat ini Diskes Sekadau terus melakukan tracing dan testing dan memang banyak sekali yang positif dari hasil swab PCR yang mereka kirim ke Untan dan Labkesda Provinsi,” ujarnya, Senin 3 Mei 2021.

Harisson mengatakan selama ini berdasarkan pantauan dan data memang Satgas COVID-19 Sekadau terlihat lengah dalam melakukan tracing dan mereka paling sedikit melakukan swab PCR untuk dikirim dan diperiksa ke Porovinsi. 

“Jadi kasus positif disana melonjak bahkan dua desa di Sekadau sudah banyak sekali kasus positif.  Saya rasa ini juga terjadi di kecamatan lain di Sekadau,”paparnya.

Ia menjelaskan untuk klaster resepsi pernikahan di Basecamp sawit Kabupaten Sekadau  ini telah dilakukan tracing dan swab terhadap semua undangan yang hadir.

“Keluarga yang ikut menghadiri resepsi berasal dari desa Tapang  Semadak, Desa Gonis Tekam dan desa Tapang Perodah sudah dilakukan pemeriksaan. Karena pesta tersebut telah dilaksanakan kira-kira pada dua minggu lalu. Jadi karena  ada yang positif dilakukan  tracing ke semua yang ikut menghadiri acara tersebut,” jelasnya. 

Dari 4 kasus yang meninggal yang beradal dari Kluster Resepsi Pernikahan  di Sekadau, ada satu kasus yang dirujuk ke RSUD Soedarso yakni satu orang laki-laki suami dari satu kasus yang meninggal di RS Sekadau. 

Baca juga: Harisson Sebut Kalbar Juga Terapkan Regulasi Tiga Periode Peniadaan Mudik Lebaran

“Jadi total ada empat meninggal. Dua orang merupakan suami istri dari Tapang Semadak,” ujarnya. 

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved