Breaking News:

Wako Pontianak Imbau Masyarakat Agar Tidak Mudik, Akan ada Posko Pengawasan di Batas Kota

Hal tersebut disampaikannya, lantaran di Kalimantan Barat saat ini sudah ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro

TRIBUN PONTIANAK/ Muhammad Rokib
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

Pada rapat tersebut, dikatakan Edi, ada tiga hal yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat, diantaranya adalah diminta untuk terus waspada dan berhati-hati, serta terus melakukan upaya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Kemudian, yang kedua berkenaan dengan mudik. Mudik ini kan yang menjadi pengalaman ada lonjakan kasus Covid-19. Jadi jangan sampai ada lonjakan kasus covid karena Mudik," lanjutnya..
 

Sedangkan, yang ketiga tentang pemulihan ekonomi agar tetap harus menjadi perhatian pemerintah supaya tetap bergerak dan tumbuh meski ditengah pandemi covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menyampaikan, bahwa pihaknya telah siap untuk bertugas melakukan penjagaan di perbatasan kota, baik di Ahmad Yani, Imam Bonjol dan Batu Layang.

Kadishub menyebutkan,meski personel Dishub Kota Pontianak minum yakni sekitar 34 personel, namun dipastikannya sudah siap bertugas.

"Dishub siap bertugas di posko Batu Layang dan pospam lainnya untuk mengurangi penyebaran covid 19," ungkapnya.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo menyampaikan, akan ada satu posko yang didirikan di perbatasan kota nantinya, yakni di Batu Layang yang rencana akan dirikan pada 5 Mei 2021 mendatang.

Posko tersebut akan berfungsi untuk melakukan pengawasan maupun pengecekan warga yang keluar masuk Kota maupun luar kota.

Bahkan tidak hanya itu, Posko ini nantinya akan berfungsi sebagai posko operasi ketupat.

"Untuk Posko di perbatasan ada satu yaitu di Batu Layang. Namun jika misalnya Pemerintah Daerah meminta untuk mendirikan lagi, akan dirikan Posko lagi di Ambawang," ujarnya.

Sedikitnya pada posko perbatasan yang di Batu Layang nantinya ada ada 15 Personel yang akan berjaga. Pada petugas yang berjaga dikatakannya akan bersinergi antara TNI-Polri dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

"Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah. Sebagaimana juga dihimbau oleh pemerintah daerah. Demi mencegah penyebaran covid-19," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved