Breaking News:

Wako Pontianak Imbau Masyarakat Agar Tidak Mudik, Akan ada Posko Pengawasan di Batas Kota

Hal tersebut disampaikannya, lantaran di Kalimantan Barat saat ini sudah ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro

TRIBUN PONTIANAK/ Muhammad Rokib
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Pontianak telah melarang untuk mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sedangkan untuk masyarakat umum, pihaknya hanya menghimbau agar masyarakat tidak mudik.

"ASN saja yang dilarang mudik. Kalau untuk warga dihimbau saja," kata Edi Rusdi Kamtono.

Edi menerangkan, jika terdapat warga Kalbar yang ingin mudik tentu harus dinyatakan sehat dengan dibuktikan hasil Rapid Tes yang non reaktif.

Hal tersebut disampaikannya, lantaran di Kalimantan Barat saat ini sudah ditetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro demi mencegah penyebaran covid-19.

Baca juga: Wali Kota Pontianak Dukung Penerapan Sistem Merit untuk Tingkatkan Daya Saing ASN

Yang mana ia iuga mengatakan, bahwa akan ada posko di perbatasan kota yang mengawasi keluar masuknya warga.

Namun demikian, ia melarang jika warga bepergian ke luar jawa lantaran sangat rentan terhadap penularan Covid-19.

"Nanti akan dibuat pos oleh Polresta untuk mengecek lalu lintas di luar kota ke daerah-daerah yang rentan seperti pesisir maupun di hulu, apakah yang dari Pontianak ada yang positif atau tidak dan ini dilakukan secara sampling," ungkapnya.

Sebagaimana hal tersebut dikatakannya untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kota Pontianak.

Edi mengatakan, bahwa dirinya juga sudah mendapatkan arahan langsung dari Presiden pada Rapat pengarahan presiden yang dihadiri menteri terkait dan para kepala daerah dan forkopimda pada Rabu 28 April 2021 kemarin.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved