Breaking News:

Lestarikan Pantun Melayu Berbasis Kearifan Lokal, Dosen IKIP PGRI Pontianak Berikan Pelatihan

Ketua PKM, Aqis Yuliansyah mengatakan dengan adanya kegiatan PKM pelatihan menulis pantun Melayu berbasis kearifan lokal dapat memberikan wawasan sert

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonedia IKIP PGRI Pontianak gelar Kegiatan PKM di MA Sirajul Ulum Pontianak belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonedia menggelar Pelatihan Penulisan Pantun Melayu berbasis kearifan lokal. 

Program tersebut merupakan perwujudan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang sudah dilakukan kedua kali di MA Sirajul Ulum Pontianak selama 2 hari sejak  21-22 April 2021 lalu. 

Peserta yang hadir berjumlah 73 orang. Sedangkan siswa yang hadir mengikuti pada hari pertama berjumlah 25 orang.

Ketua PKM, Aqis Yuliansyah mengatakan dengan adanya kegiatan PKM pelatihan menulis pantun Melayu berbasis kearifan lokal dapat memberikan wawasan serta pemahaman  kepada siswa mengenai kearifan lokal, khususnya Kota Pontianak. 

Baca juga: Sudah Siapkan 34 Doktor, IKIP PGRI Pontianak Targetkan Buka Program Pasca Sarjana Tahun ini

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme siswa MA Sirajul Ulum terhadap hasil karya masyarakat Kota Pontianak,”ujarnya, Rabu 28 April 2021.

Pelaksanaan kegiatan semula dilaksanakan secara offline, akan tetapi karena adanya edaran terbaru terkait pemberhentian pembelajaran tatap muka. Maka dilakukan pembatasan peserta.

Maka kegaitan hari pertama sekolah hanya mengizinkan perwakilan siswa untuk hadir dalam pembukaan kegiatan, sesuai dengan protocol kesehatan.

Sedangkan pada hari kedua pelaksanaan kegiatan secara daring. Walaupun ada perubahan pelaksanaan, tidak mengurangi aktivitas Tim Panitia PKM serta sekolah untuk menjadi mitra.

Adapun yang menjadi nasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut adalah Aqis Yuliansyah, Dini Hajjafiani, Mai Yuliastrri Simarmata, Rini Agustina, Dewi Leni Mastuti, sebagai moderator Septi Lingga.

Kepala MA Sirajul Ulum, Marsuni mengucapkan terima kasih kepada panitia karena telah memberikan kepercayaan yang kedua kalinya untuk melaksanakan kegiatan di sekolah yang ia pimpin.

“Saya harap dengan kegiatan ini dapat membina karakter anak bangsa, melalui kegiatan menulis pantun berbasis kearifan lokal,”harapnya

Tampak para siswa juga sangat senang,serta termotivasi dalam belajar membuat pantun Melayu.

“Saya harap kerja sama dengan IKIP PGRI Pontianak terus berjalan demi untuk memajukan bersama pendidikan di Kota Pontianak" pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved