Breaking News:

Kapolres Pimpin Rakor Lintas Sektoral Terkait Penanganan dan Penertiban PETI di Kabupaten Sanggau

Sedangkang Dampak merkuri yang mengalir ke sungai sangat berdampak buruk pada lingkungan hidup

Dok. Polres Sanggau
Suasana Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Penanganan dan Penertiban PETI diwilayah Kabupaten Sanggau di Ruang PPKO Polres Sanggau, Kamis 29 April 2021 pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S. IK, MH pimpin giat Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Penanganan dan Penertiban PETI diwilayah Kabupaten Sanggau di Ruang PPKO Polres Sanggau, Kamis 29 April 2021 pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Sanggau H. Ronny Fauzan, Dandim 1204/Sgu Letkol Inf. Affiansyah, SP, Kejari Sanggau Tengku Firdaus, SH, MH, Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Fransiskus Kicun, Kabid Pengelolaan Pertambangan Dinas Lingkungan Hidup Nazmi Yahya, Kabag Perekonomian Setda Sikai, Kabid DPMPTSP Gusti Zulmainis, Kabid Cipta Karya dan Tata Ruang dan Pertanahan Fernandes, S. Hut, Kasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Yesaya Paolorosi P. Antang, ST, Msi, serta para Kabag, Kasat, dan Kapolsek Jajaran Polres Sanggau.

Dalam sambutannya, Kapolres Sanggau menyampaikan bahwa Penanganan PETI merupakan tanggung jawab kita bersama. Rapat koordinasi ini untuk mendengar pendapat dan diskusi dari para peserta rapat sekalian untuk mencari jalan keluar terkait penanganan PETI diwilayah Kabupaten Sanggau.

Baca juga: Kapolsek Ledo Imbau Masyarakat Stop PETI, Asep Maulana: Berdampak Negatif bagi Banyak Orang

“Rakor ini juga untuk kita mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat pekerja perusahaan pertambangan agar tidak ada dampak sosial bagi pekerja perusahaan pertambangan,” kata Raymond M Masengi.

Kapolre Sanggau mengungkapkan bahwa Langkah kita ini harus ada dukungan dari Pemerintah. Semoga hasil rapat ini dapat disampaiakan dalam rapat pada sidang anggota DPRD.

“Setelah Lebaran akan kita laksanakan lagi rakor Penanganan PETI secara tekhnis dan Hasil rapat ini akan kita buatkan surat untuk dihadapkan kepada Bupati Sanggau,” ujarnya.

Selanjutnya, lanjut AKBP Raymond M. Masengi, Bupati akan menyurati para Camat untuk melaksanakan rapat Forkopimcam terkait Penanggulangan aktivitas PETI dan pendataan para pengusaha pertambangan.

Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S. IK, MH pimpin giat Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Penanganan dan Penertiban PETI diwilayah Kabupaten Sanggau di Ruang PPKO Polres Sanggau, Kamis 29 April 2021 pagi.
Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S. IK, MH pimpin giat Rapat Koordinasi Rapat Koordinasi Penanganan dan Penertiban PETI diwilayah Kabupaten Sanggau di Ruang PPKO Polres Sanggau, Kamis 29 April 2021 pagi. 

“Saya minta kepada Kapolsek untuk melaksanakan koordinasi bersama Forkopimcam untuk melakukan pendataan aktivitas PETI diwialyah masing-masing. Sampaikan kepada masyarakat tidak semua lokasi dapat dijadikan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat),” ucapnya.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Paparan dai Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Novrial Alberti Kombo, S. IK, MH terkait aktivitas PETI pada Tahun 2021 di Kabupaten Sanggau, Hambatan Penegakan Hukum PETI diwilayah Kabupaten Sanggau, Dampak Sosial Penegakan Hukum PETI diwilayah Kabupaten Sanggau serta Kegiatan Himbauan dan Pencegahan terkait aktivitas PETI.

Kabid Pengelolaan Pertambangan Dinas Lingkungan Hidup Nazmi Yahya menyampaikan bahwa Dampak aktivitas pertambangan untuk alam/lingkungan hidup bukan hanya dari pertambangan ilegal.

Halaman
123
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved