Breaking News:

Jangan Gunakan Calo, Berikut Prosedur untuk Mendapatkan SIM di Polres Kayong Utara

Dengan demikian, Anda tidak akan tertipu oleh tipu daya para calo yang menawarkan berbagai kemudahan.

Dok. Polres Kayong Utara
Personel Polres Kayong Utara saat memngambil gambar pemohon SIM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Jangan pernah mencoba-coba untuk menggunakan jasa calo demi mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan mudah dan nyaman.

Meski ditawari iming-iming bisa mendapatkan SIM lebih cepat dengan biaya yang lebih mahal dari tarif resmi.

Bagi para pembuat SIM, khususnya golongan SIM A dan SIM C, disarankan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan kepolisian.

Dengan demikian, Anda tidak akan tertipu oleh tipu daya para calo yang menawarkan berbagai kemudahan.

Baca juga: Polres Kapuas Hulu Akan Mulai Terapkan SIM Delivery

Bagi pengendara yang  berkendara di jalanan umum, SIM sendiri berguna sebagai bukti registrasi dan identifikasi.

SIM diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Kewajiban untuk memiliki SIM tercantum dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

SIM sendiri terbagi dalam dua jenis, yakni surat izin mengemudi kendaraan bermotor perseorangan dan surat izin mengemudi kendaraan bermotor umum. SIM perseorangan sendiri terdiri atas:

1. SIM A, untuk mengemudikan mobil dengan jumlah berat tidak melebihi 3.500 kg.

2. SIM B1, untuk mengemudikan mobil dengan jumlah berat lebih dari 3.500 kg.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved