Breaking News:

Dua dari Tiga Terduga Pelaku Penipuan dengan Hipnotis Ditangkap Polisi, Satu Masih Buron

Satu pelaku yang berhasil melarikan diri sudah mengetahui identitasnya dan segera akan kita lakukan pengejaran

Editor: Jamadin
Dok. Polres Kubu Raya
Tersangka kasus hipnotis diamankan polisi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Satreskrim Polres Kubu Raya mengamankan dua orang Pelaku penipuan berinisial SP (36) dan HS (32) sedangakan YN berhasil melarikan diri pada saat dilakukan penangkapan di tempat kejadian di jalan alteri Supadio, Kamis 29 April 2021 18.30 WIB.

Menurut keterangan pelapor RI (19) dimana sebelum kejadian dirinya berada di jalan Alianyang depan gang siaga 9 bertemu dengan tiga orang tidak dikenal dan salah satu pelaku memintanya untuk mengantar kesuatu tempat dengan iming-iming akan dikasih upah sebesar Rp.300.000.

"Tanpa disadari saya pun mengikuti kemauannya dengan mengikuti pelaku kejalan alteri Supadio, lalu di depan showroom auto 2000 pelaku berhenti dan menawarkan saya sebuah jimat berupa besi kuning untuk menambah kekayaan dan tanpa saya sadari pelaku meminta handphone serta uang tunai sebesar Rp.30.000," jelas pelapor berinisial RI (19).

Baca juga: Polisi Amankan Terduga Pelaku Penipuan Dengan Modus Hipnotis di Simpang Ampar Tayan

Kemudian pelaku meminta pelapor untuk pulang, pelapor baru tersadar bahwa dirinya tertipu sehingga meminta pertolongan warga sekitar dan berhasil mengamankan dua orang pelaku sedangkan satu pelaku berhasil kabur.

Barang bukti kasus hipnotis berupa sejumlah uang palsu diamankan polisi
Barang bukti kasus hipnotis berupa sejumlah uang palsu diamankan polisi

Mengetahui dua pelaku penipuan sudah dapat diamankan, lalu RI (19) melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kubu Raya dan selanjutnya kedua pelaku saat ini sudah diamankan di polres kubu raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Kubu Raya AKP Jatmiko SH mengatakan bahwa benar pihaknya menerima laporan adanya dugaan pidana penipuan yang dilaporkan RI (19) yang terjadi di jalan Alteri Supadio depan showroom Auto 2000 sekitar pukul 18.30 WIB.

"Menurut keterangan korban dirinya diminta mengantar ketiga pelaku dengan imbalan uang sebesar Rp 300 ribu tanpa sadar pelapor mengikuti kemauan pelaku dan di depan showroom auto 2000 pelaku berhenti dan menawarkan sebuah jimat kepada korban berupa besi kuning yang berkhasiat bisa menambah kekayaan,” kata Jatmiko.

Disaat bersamaan itu pula tanpa disadari korban menyerahkan sebuh HP merk OPPO 5A serta uang sebesar Rp 30 ribu lalu korban tersadar bahwa dirinya merasa tertipu lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

"Satu pelaku yang berhasil melarikan diri sudah mengetahui identitasnya dan segera akan kita lakukan pengejaran," jelas Jatmiko.

Dari hasil pengeledahan di tempat kejadian barang bukti yang berhasil diamankan satu kartu ATM bank BCA, satu kartu ATM Bank BRI, satu  unit Hp merk xiomi warna silver,  satu Sajam,  dua  dompet, uang ringgit 3 lembar, 27 lembar uang 75.000 Palsu, 1 lembar uang 50.000 Palsu, .6 lembar uang 2000 palsu, 6 lembar uang 5000 palsu, 5 lembar uang 1000 palsu.

Sedangkan  5 lembar uang 50.000 asli, 1 lembar uang 500 tahunn 1992 asli, 2 lembr uang 100 asli dan selanjutnya kedua pelaku serta barang bukti kita amankan guna penyelidikan lebih lanjut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved