Breaking News:

Waspadai Gejolak WBP di Hari Raya, Kakanwil Kemenkumham Kalbar Minta Petugas Waspada

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Fery Monang Sihite menekankan kepada seluruh jajaran Divisi Pemasyarakatan yang ada d

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalimantan Barat Fery Monang Sihite saat beri pengarahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 A Pontianak tepat di hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57, selasa 27 Februari 2021. File Kanwilkumham Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang hari raya idul Fitri 2021, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Fery Monang Sihite menekankan kepada seluruh jajaran Divisi Pemasyarakatan yang ada di Kalimantan Barat untuk meningkatkan pengawasan dan penjagaan di dalam rutan dan lapas.

Sejak Pandemi Covid 19 melanda, seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia termasuk Kalbar tidak melayani pembesuk bagi seluruh warga binaan.

Oleh sebab itu, ia memperingatkan bahwa mengantisipasi gejolak yang terjadi di antara warga binaan yang rindu kebersamaan dengan keluarganya petugas Lapas dan Rutan harus lebih waspada, walaupun nantinya pada saat hari rayaa Idul Fitri, pihak Lapas dan Rutan akan memfasilitasi warga binaan untuk melakukan Vidio call mengobati rindunya.

Baca juga: Isi Amaliah Ramadan, Sejumlah Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak Khusyuk Lantunkan Ayat Alquran

Petugas Lapas dan Rutan dinilainya merupakan pekerjaan yang sangat mulia, disatu sisi petugas lapas dan rutan harus membantu mengarahkan para warga binaan untuk kembali kejalan yang benar.

Disisi lain, para petugas lapas dan rutan harus tetap berjaga disaat lainnya bercengkrama bersama keluarga di hari raya.

Dalam menjalankan tugas, ia berpesan kepada seluruh petugas agar bertugas dengan sepenuh hati, dan dengan penuh tanggung jawab sesuai peraturan yang ada.

Sebagai pimpinan yang merupakan manusia biasa, disadarinya ia tak akan sanggup mengawasi secara menyeluruh pegawai dilingkungannya.

Walau demikian, ia menekankan, segala sesuatu hal bukan hanya manusia yang mengawasi namun ada Tuhan yang turut mengawasi perbuatan umatnya.

"Pengawasan yang kami lakukan semuanya terbatas, pengawasan saya dari jenjang atas hingga kebawah terbatas, tentunya dalam rangka memberikan penguatan, mereka harus menyadari bahwa apa yang mereka lakukan itu bukan hanya manusia yang mengawasi, tetapi Allah yang mengawasi, dan mencatat apa yang kita lakukan,"ujarnya berpesan saat beri pengarahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 A Pontianak tepat di hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57, selasa 27 Februari 2021. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved