Bambang Brodjonegoro Sampaikan Harapan Setelah Tak Lagi Jadi Menteri Kabinet Jokowi - Maruf Amin

Selain Mendikbud Ristek, Jokowi juga melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Investasi merangkap Kepala BKPM

Editor: Nasaruddin
DOK. KEMENRISTEK
Menristek (Menteri Riset dan Teknologi) dan Kepala BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Bambang Brodjonegoro secara resmi dinyatakan negatif Covid-19. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bambang Brodjonegoro resmi tak lagi menjabat Menristek dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Posisi Menristek kini dipegang Nadiem Makarim setelah kementerian itu dilebur menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi.

Sementara posisi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kini dijabat Laksana Tri Handoko.

Pelantikan menteri dan kepala lembaga dilakukan Presiden Jokowi di Istana Negara, pada Rabu 28 April 2021 sore hari ini WIB.

Selain Mendikbud Ristek, Jokowi juga melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Investasi merangkap Kepala BKPM.

Baca juga: UPDATE Nama Menteri Reshuffle Kabinet Jokowi Hari Ini, Nadiem dan Bahlil Sesuai Ucapan Ali Ngabalin

Kemudian Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRI), Laksana Tri Handoko

Terakhir Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indriyanto Seno Adji.

Bambang Brodjonegoro menyampaikan pesan setelah tak lagi menjabat sebagai menteri.

Pesan itu disampaikan Bambang dalam unggah di akun Instagram miliknya.

Baca juga: Daftar Lengkap 4 Menteri & Kepala Lembaga yang Dilantik Jokowi Hari Ini di Istana Negara

"#Throwback ketika Presiden @jokowi meluncurkan lebih dari 60 produk #InovasiIndonesia hasil penelitian dan inovasi percepatan penanganan Covid-19 dari Konsorsium Riset dan Inovasi di bawah koordinasi @kementerianristekbrin, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2020," tulis Bambang dalam caption foto yang diunggahnya.

Bambang menyatakan, hasil riset dan inovasi ini merupakan produk lokal Bangsa Indonesia. 

"#InovasiIndonesia perlu kita apresiasi dan dukung dengan berbagai cara seperti dukungan dana, kemudahan regulasi, sumbangsih ide, kerja sama produksi dalam negeri, serta implementasi dan perawatan hasil riset inovasi," jelasnya.

"Hingga hari ini, peneliti yang tergabung dalam Konsorsium Riset dan Inovasi terus melakukan upaya penanggulangan Covid-19 termasuk Vaksin Merah-Putih yang segera diserahkan bibit vaksinnya ke Biofarma untuk pengembangan selanjutnya," papar Bambang.

"Pandemi ini menjadi pemantik semangat #InovasiIndonesia, saya harap kedepannya semangat ini terus menggelora dan terus bermunculan inovasi-inovasi lainnya dari putra-putri terbaik bangsa," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved