Breaking News:

Ramadan 2021

Mencicipi Makanan Saat Berpuasa, Apakah Diperbolehkan dan Tidak Membatalkan Puasa?

Sehingga apapun profesinya mesti dijalankan dengan baik, dan amanah, termasuk bagi seorang muslim yang bekerja sebagai juru masak di warung makan, caf

TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi mencicipi makanan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Disaat bulan ramadan dan berpuasa, apakah diperbolehkan mencicipi masakan?

Berikut penjelasannya.

Tribunners :
Bagaimana hukumnya kami yang bekerja di bidang kuliner selama Ramadan ini. Ada yang bilang kami boleh mencicipi masakan, ada pula yang bilang membatalkan puasa.

Selama ini kami yang memasak khawatir jika masakan untuk pelanggan terasa hambar atau keasinan.

Bagaimana hukumnya Pak ustaz?
08956358××××

Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto :
Menjalankan ibadah puasa disarankan tidak dijadikan alasan sehingga berhenti beraktifitas.

Justru dengan keistimewaan bulan ramadan selain menjaga ibadah puasa juga ibadah-ibadah lainnya termasuk berkaitan dengan profesi.

Mengingat hasil dari menjalankan profesi yakni upah atau gaji untuk membiayai keperluan keluarga dan bernilai shadaqoh.

Sehingga apapun profesinya mesti dijalankan dengan baik, dan amanah, termasuk bagi seorang muslim yang bekerja sebagai juru masak di warung makan, cafe atau restoran atau para ibu-ibu di rumah.

Masakan enak membuat konsumen senang, sehingga usahanya tambah maju. Masakan enak bikin suami senang sehingga rasa kasih sayang di keluarga terjaga. Bagaimana agar bisa menjaga cita rasa masakan di saat bulan ramadan, sementara juru masak sedang berpuasa?

Baca juga: Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap, Jam Berapa Waktu Buka Puasa dan Jadwal Imsakiyah Hari Ini?

Islam begitu indah, setiap turun perintah untuk menjalani kewajiban ibadah, ada hal-hal kemurahan yang diberikan secara syari'at.

Bagi seorang muslim yang sedang puasa dan berprofesi jadi juru masak, atau para ibu-ibu yang harus menyiapkan hidangan untuk keluarga jangan khawatir, sebuah riwayat hadist dari Ibnu Abas berkata "tidak ada bahaya (diperbolehkan) apabila mencicipi makanan atau sesuatu, sedangkan ia sedang berpuasa, selagi tidak sampai tertelan".

Hadist lain yang bisa juga dijadikan pedoman diperbolehkannya berkumur-kumur bagi orang yang puasa baik saat berwudhu atau secara khusus berharap agar mulutnya serasa dingin.

Pengertian mencicipi untuk memastikan rasa masakan agar tidak hambar, terlalu asin, kemanisan sehingga bisa pas serta nikmat rasanya.

Tindakan demikian diperbolehkan, sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk menjaga cita rasa masakan bagi para juru masak dan kaum ibu-ibu. Semoga bermanfaat dan barokah. Aamiin. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved