Breaking News:

Maksud Dari Makanan yang Halalan Toyyiban Adalah ?

Menurut penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada beberapa zat kimia atau senyawa berbahaya yang disalahgunakan untuk pengawet....

Editor: Mirna Tribun
tokopedia
Ilustrasi makanan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Umat islam diwajibkan untuk memakan makanan yang halalan tayyiban berdasarakan ayat 88 surah al maidah.

Maksud dari makanan halalan tayyiban adalah makanan yang hukum memakan makanan tersebut adalah halal dan makanan tersebut baik bagi tubuh ketika dikosumsi.

Dilansir dari brainly, hampir semua makanan yang tergolong halal adalah makanan yang baik bagi tubuh untuk dikosumsi.

Akan tetapi dalam kondisi tertentu menyebabkan makanan halal tersebut tidak baik itu diosumsi.

Baca juga: PROMO Makanan Hari Ini 27 April 2021, Promo Terbaru KFC Dunkin Donuts HokBen Jco McD dan Pizza Hut

Misalkan kondisi seseorang mengalami penyakit diabetes maka makanan yang mengandung gula banyak yang awalnya halal dan baik menjadi tubuh berubah sifatnya menjadi makanan yang halal tapi tidak baik bagi tubuh.

Maka orang yang diabetes tidak boleh memakan makanan yang mengandung gula yang banyak tersebut.

ALLAH SWT berfirman yang artinya: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS Al-Baqarah ayat 168).

Melalui ayat ini Allah SWT memerintahkan manusia, agar memakan makanan yang halal lagi baik.

Kata halalan (yang dibolehkan Allah SWT) diberikan kata sifat thayyiban, artinya makanan yang berguna bagi tubuh, tidak merusak, tidak menjijikkan, enak tidak kadaluarsa dan tidak bertentangan perintah Allah SWT karena tidak diharamkan sehingga kata tayyiban menjadi illah (alasan) dihalalkan sesuatu (Al-Qur’an dan Tafsirnya, jilid 1, hal. 247, Kemenag RI).

Menurut penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI), ada beberapa zat kimia atau senyawa berbahaya yang disalahgunakan untuk pengawet atau pewarna makanan beredar di masyarakat luas, antara lain formalin, boraks (untuk pengawet), dan rhodamin B (untuk pewarna).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved