Breaking News:

Diskes Kota Pontianak Buka Pos Pelayanan Vaksinasi Massal

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi di Kota Pontianak masih tetap dilaksanakan. Pos pelayanan

TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu memantau langsung pelaksanakan vaksinasi massal di Gor Pangsuma Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 27 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kesehatan Kota Pontianak kembali membuka posko pelayanan vaksinasi massal di Gor Pangsuma Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 27 April 2021.

Pos pelayanan vaksinasi massal ini merupakan lanjutan dari pos pelayanan vaksinasi yang dilaksanakan di gedung PCC Pontianak sejak Maret 2021 kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, bahwa kegiatan vaksinasi di Kota Pontianak masih tetap dilaksanakan. Pos pelayanan vaksinasi massal di Gor Pangsuma dikatakannya merupakan lanjutan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan sebelumnya. 

Baca juga: Ramadan Pertama Vaksinasi Tetap Berjalan, Handanu Sebut Ada Penerima Vaksin Tak Hadir Saat Vaksinasi

"Hanya saja kemarin di gedung PCC di rehap, jadi kita pindahkan cari tempat yang luas dan ketemu di GOR Pangsuma ini," kata Handanu.

Pelayanan vaksinasi massal ini dimulai pada pukul 08.00-11.00 WIB pada bulan Ramadan. Handanu mengatakan, bahwa pihaknya menghindari penyuntikan Vaksin diatas pukul 12.00 siang bagi masyarakat yang menjalani puasa Ramadan.

Target dalam setiap harinya vaksinasi massal ini bisa menyasar ke 500 orang. Sebagaimana, pada vaksinasi massal ini hanya akan menyasar vaksinasi kedua pelayanan publik dan lansia. Lantaran dikatakan Handanu untuk stok Vaksin di Kota Pontianak sudah menipis.

"Ini melanjutkan vaksinasi kedua untuk pelayanan publik dan mengejar lansia ambil menunggu stok Vaksin selanjutnya. Karena stok vaksin kita baru cukup untuk vaksinasi kedua dan lansia. Untuk lansia pun juga sudah tidak banyak lagi stok vaksin kita," ungkapnya.

Kemudian, untuk pelayanan vaksinasi massal akan dilaksanakan sesuai dengan jumlah stok vaksin yang ada dan ketersediaan tempat yang lain. 

Hingga kini, ia menyebutkan total pelayanan publik yang sudah divaksin kurang lebih sebanyak 45 ribu orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk kota Pontianak sebanyak kurang lebih 600 ribu orang, capaiannya vaksinasi di Kota Pontianak masih belum 10 persen. Hal ini dikarenakan menipisnya stok vaksin yang disediakan oleh pemerintah pusat.

Kemudian untuk jumlah lansia yang hampir 50 an ribu. Sekarang di Pontianak yang sudah divaksin hanya mencapai sekitar 10 ribu.

Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa vaksinasi Covid-19 kemungkinan besar akan selesai sampai akhir tahun 2021, bahkan, sambungnya, bisa saja sampai 2022 . 

"Karena ini menyangkut orang banyak sehingga bersifat massal," lanjutnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved