Breaking News:

Tragedi Kapal Selam Hilang Kontak dan Seluruh Awak di Dalamnya Meninggal Dunia Kehabisan Oksigen

Peristiwa kapal selam hilang kontak sangat jarang terjadi dan dalam dua peristiwa terakhir, seluruh awak di dalamnya meninggal dunia kehabisan oksigen

bbc.com
Kapal selam milik Argentina ARA San Juan, yang menghilang di Atlantik lepas pantai Argentina pada 15 November 2017 silam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peristiwa kapal selam hilang kontak terjadi pada KRI Nanggala 402, Rabu 21 April 2021 pagi.

Peristiwa kapal selam hilang kontak sangat jarang terjadi. Dalam dua peristiwa terakhir, seluruh awak di dalamnya meninggal dunia diduga kehabisan oksigen.

Pada tahun 2000, kapal selam Rusia Kursk tenggelam di Laut Barents, dan 118 awak meninggal dunia.

Terakhir, ketika kapal selam milik Argentina ARA San Juan menghilang di Atlantik lepas pantai Argentina pada 15 November 2017 silam.

Setahun kemudian, puing-puing kapal selam yang hilang dengan 44 awak di dalamnya ditemukan.

Sebanyak 44 awak tersebut pun dipastikan meninggal dunia, diduga kehabisan oksigen.

Baca juga: Berita Terkini Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak di Laut Bali - Update Jumat 23 April 2021

Di Indonesia, Rabu 21 April 2021 pagi, kapal selam berjuluk ‘Monster Laut’ KRI Nanggala 402 hilang kontak di perairan lautan Bali.

KRI Nanggala 402 hilang kotak saat menggelar latihan kapal selam TNI AL di laut Bali yang bermuat 53 personel masing-masing 49 awak kapal, 1 komandan satuan dan 3 personel arsenal.

KRI Nanggala 402 adalah kapal selam kedua dalam jenis kapal selam kelas Cakra.

Nanggala berada di bawah kendali Satuan Kapal Selam Komando Armada RI Kawasan Timur yang mempunyai motto Tabah Sampai Akhir.

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved