Breaking News:

Tahbiskan 2 Diakon Kongregasi CSE, Mgr Agustinus Berpesan Agar Menjadi Pemimpin Visioner

Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus menahbisan dua diakon dari kongregasi Carmelitae Sancti Eliae (CSE), di Bandol, Desa Untang, Menyuke

Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
IST/Komsos KAP
USKUP Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus menahbisan dua diakon dari kongregasi Carmelitae Sancti Eliae (CSE), di Bandol, Desa Untang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat, 16 April 2021. 

CITIZEN REPORTER

OLEH: Samuel | Staf Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus menahbisan dua diakon dari kongregasi Carmelitae Sancti Eliae (CSE), di Bandol, Desa Untang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat, 16 April 2021.

Tahbisan diakon merupakan momen penting bagi para frater yang mempunyai tujuan untuk menjadi imam dan pemimpin Gereja Katolik. Diakon adalah jenjang imamat pertama, sebelum seorang ditahbiskan menjadi imam atau kadang juga disebut pastor, jika bertugas di paroki.

Tahbisan diakon dapat disebut momen penting dan tahapan persiapan kematangan dalam masa tertentu atau yang sudah ditentukan untuk siap menerima tahbisan Imamat. Sesudah tahbisan mereka akan berkarya dalam pastoral paroki dan kategorial sesuai dengan penempatan mereka.

Pentahbisan diakon dilakukan oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, kepada Fr Oliver Maria CSE dan Fr Mansur Mariam CSE di Kapel Pertapaan Pertapaan Shanti Bhuana Bandol, Desa Untang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalbar. Fr merupakan singkatan dari frater, satu jenjang sebelum menjadi pastor.

Pentahbisan kali ini terkesan sepi karena tak dihadiri banyak orang dan keluarga kedua diakon tersebut. Hal ini untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan.

Mgr Agustinus Agus bersyukur, karena dengan menghilangkan unsur-unsur perayaan dan lain-lain, inti dari tahbisan kelihatan lebih jelas, yaitu: kesederhanaan, pelayanan, dan pembaktian diri.

Uskup Agung Pontianak mengungkapkan, ini adalah momen berbahagia bagi Gereja Katolik Keuskupan Agung Pontianak. Sebab, akan bertambah lagi imam Gereja Katolik dan pastinya membantu pelayanan iman dan religius.

Pembaktian diri itu antara lain nampak dalam ucapan janji selibat yang dibuat sehari sebelumnya. Dengan pengikraran janji taat pada uskup dan pengganti-penggantinya. Pada momen itu seperti biasa para calon tertahbis bertiarap memohon bantuan Roh Kudus dan penyerahan diri sepenuhnya.

Stastus kedua Frater mulai berubah sejak Jumat 16 April 2021 menjadi Diakon Oliver Maria CSE dan Diakon Mansur Mariam CSE.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved