Breaking News:

PAKAR Beberkan KRI Nanggala 402 Sempat Bermasalah Tak Bisa Naik Turun, Balon Emergency Belum Keluar

Connie Rahakundini Bakrie Pengamat Pertahanan dan Militer menyoroti KRI Nanggala 402 yang dikabarkan hilang...

YOUTUBE TRIBUN PONTIANAK
PAKAR Beberkan KRI Nanggala 402 Sempat Bermasalah Tak Bisa Naik Turun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Connie Rahakundini Bakrie Pengamat Pertahanan dan Militer menyoroti KRI Nanggala 402 yang dikabarkan hilang di perairan Bali sejak Rabu 23 April 2021.

Connie Rahakundini Bakrie memprediksi keberadaan Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang ditumpangi 53 personel dan hilang kontak di Perairan Bali, masih dalam aman.

Prediksi itu disampaikan Connie dengan catatan balon emergency dari KRI Nanggala-402 tidak keluar.

“Karena balon emergency itu belum keluar, ketika kapal selam itu tenggelam dan balon emergency keluar itu artinya kapal selam pecah, " kata Connie Rahakundini Bakrie dalam tayangan Sapa Pagi KOMPAS TV, Kamis 22 April 2021.

Karena itu, kata Connie, masih ada harapan.

“Kedua, kita masih ada harapan, sejak tadi malam aja pergerakan kapal selam tersebut terdeteksi walaupun masih sangat lemah ya 2,5 knote,” tambahnya.

Lebih lanjut, Conny menyoroti soal pentingnya melakukan pembatasan pemakaian disamping Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pada alutsista di Tanah Air.

Baca juga: PERKEMBANGAN KRI Nanggala 402, Tim Temukan Sesuatu di Lokasi Pencarian?

Sebab, sambung Conny, kapal selam KRI Nanggala sudah berumur 44 tahun.

“Let's talk about MRO seriously, kapal selam ini usianya sudah 44 tahun, layaknya itu cuma sampai 25 tahun, tapi dengan MRO yang baik, oke, kita mungkin masih bisa bertahan,” katanya.

Terkait kapal selam KRI Nanggala yang hilang kontak, Conny menuturkan memang diketemukan masalah pada bulan Maret 2021.

Halaman
1234
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved