Breaking News:

Kapal Selam Didesain Sulit Dilacak, Lalu Bagaimana Cara Deteksi Kapal Selam Nanggala 402 yang Hilang

Dengan kemungkinan kekurangan oksigen dan penumpukan karbon monoksida, mati lemas adalah risiko nomor satu.

GRAFIS TRIBUN
Melacak Kapal Selam KRI Nanggala 402. Kapal selam berjuluk 'Monster Laut' itu dilaporkan hilang kontak pada Rabu 21 April 2021 pagi. 

"Kebisingan, yang biasanya akan ditangkap oleh apa yang dikenal sebagai sonar pasif, terdistorsi dan [sub] terlihat - ke ping sonar aktif - seperti dasar laut," kata Robert Farley dikutip dari BBC.

Baca juga: Berita Terkini Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak di Laut Bali - Update Jumat 23 April 2021

Jadi, bagaimana subs dapat ditemukan?

Ada beberapa cara agar kapten atau kru dapat mengetahui lokasinya jika dalam kesulitan.

Metode ini termasuk mengirim panggilan sinyal ke kontak di pangkalan angkatan laut atau kapal sekutu, atau melepaskan perangkat yang mengapung ke permukaan tetapi tetap terpasang ke kapal selam.

Stewart Little, kapal selam dengan Royal Navy selama beberapa dekade yang sekarang menjalankan Submarine Rescue Consultancy, mengatakan bahwa protokol pencarian standar menyediakan dua fase dalam setiap jam ketika pasukan pencari diam dan mendengarkan sinyal.

"Kapal selam itu akan membuat sinyal itu ketika dipanggil untuk melakukannya," katanya kepada BBC.

Apa yang terjadi dengan Kapal Selam ARA San Juan ?

Sebelum kapal selam hilang, awak kapal telah melaporkan kerusakan pada baterai kapal yang disebabkan oleh asupan air melalui sistem snorkeling (yang memperbaharui oksigen), lapor surat kabar Argentina La Nacion.

Namun, komandan melaporkan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan.

Angkatan laut mengatakan telah ada suara keras yang terdeteksi sekitar 30 mil laut (60km) utara dari lokasi kapal selam yang terakhir diketahui.

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved