Breaking News:

BURSA KRIPTO Terbesar di Turki Dilaporkan Kolaps, Pendiri Perusahaan Kabur ke Luar Negeri

Pihak berwenang berusaha menemukan pendiri perusahaan yang berusia 27 tahun, yang melarikan diri dari negara tersebut

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA KONTAN.CO.ID
Ilustrasi pasar uang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW YORK - Satu di antara bursa mata uang kripto terbesar di Turki, Thodex dilaporkan dalam kondisi keuangan sedang di masa sulit untuk melanjutkan operasi.

Hal ini membuat ratusan ribu investor khawatir akan dana simpanan mereka.

Pihak berwenang berusaha menemukan pendiri perusahaan yang berusia 27 tahun, yang melarikan diri atau kabur dari negara tersebut.

Dalam pernyataan Chief Executive Officer Thodex Faruk Fatih Ozer seperti dikutip Bloomberg, berjanji untuk membayar kembali dana investor dan kembali ke Turki untuk menghadapi hukuman.

Baca juga: Harga Bitcoin dan Mata Uang Kripto Lain Kompak Anjlok pada Jumat

Pemerintah Turki memblokir rekening perusahaan dan polisi menggerebek kantor pusat Thodex di Istanbul.

Menurut hitungan surat kabar Haberturk, kerugian bisa mencapai US$ 2 miliar.

Pengacara para korban mengatakan, uang yang diinvestasikan oleh sekitar 390.000 pengguna aktif tidak bisa diambil kembali.

Tapi Ozer bilang, jumlah pengguna dan nilai kerugian tak sebesar yang disebut oleh pengacara para korban.

Dia dalam sebuah pernyataan di situs web perusahaan pada hari Kamis menyebut, pengguna yang terimbas efek ada sekitar 30.000 pengguna.

Sementara pihak berwenang dan pelanggan mencoba mencari tahu detail dari apa yang terjadi.

Halaman
1234
Editor: Haryanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved