Breaking News:

Tips Mengolah Kue Kering Lebaran Agar Lebih Renyah, Perhatikan Cara yang Benar Saat Menyimpannya

Meski gampang diolah, sembari melihat panduan buku resep, namun kesalahan dalam memilih bahan dan cara penyimpanan bisa menurunkan kualitas kue yang

Creative Commons/Midori
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Menjelang lebaran, dapur-dapur akan dipenuhi wangi aroma adonan cookies atau kue kering.

Toples-toples akan mulai keluar juga dari lemari-lemari kayu.

Akan dicuci dan dibersihkan, untuk siap menerima isian berupa putri salju, nastar, kastengels, oatmeal cookies, dan masih banyak lagi.

Kue kering atau kuker gampang dipelajari resep pembuatannya.

Baca juga: Unggahan Amanda Manopo di Instagram Picu Spekulasi, Benarkah Ikatan Cinta Akan Berakhir?

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta 22 April 2021, Nasib Pernikahan Elsa dan Nino Mulai Diambang Kehancuran

Bahan-bahannya pun banyak tersebar di swalayan atau toko-toko roti.

Meski gampang diolah, sembari melihat panduan buku resep, namun kesalahan dalam memilih bahan dan cara penyimpanan bisa menurunkan kualitas kue yang ada.

Untuk itu tak ada salahnya Anda melongok tips berikut ini agar bisa meningkatkan kualitas kuker yang akan Anda olah.

Tips ini menyeluruh, dari pemilahan bahan, pengolahan hingga penyimpanan.

Jika mengadaptasi tips yang benar, Anda akan mendapatkan kue kering yang lebih renyah, lebih gurih, dan tentu saja, lebih awet ketika disimpan.

Tips mengolah kue kering

Untuk membuat kue kering, Anda harus cermat sedari awal, sedari memilih bahan-bahan baku.

Begitu tips yang disampaikan oleh Chef Wahyu Aji Priyambodo dari Artotel Semarang.

1. Siapkan terigu protein tinggi

Anda bisa menggunakan beragam terigu yang ada di toko bahan roti.

Mulai dari terigu protein sedang hingga terigu protein tinggi.

Namun untuk mendapatkan kue kering yang teksturnya renyah, lebih baik gunakan terigu protein tinggi.

Tips ini untuk seluruh jenis kue kering, baik nastar ataupun kastengels.

2. Kuatkan di butter

Sebenarnya, komposisi utama kue kering varian apapun hanyalah terigu, butter dan telur.

Namun untuk mendapatkan tekstur yang lebih gurih dan renyah, sebaiknya perbanyak atau perkuat takaran di butter.

Untuk telur sendiri, Chef Aji biasanya hanya membutuhkan 1 butir telur saja, "Karena guna telur itu hanya untuk mengikat adonan, sehingga sebutir telur saja sudah cukup, baik telur ayam negeri atau ayam kampung," ujarnya.

3. Tambah baking soda

Untuk mendapatkan kue kering yang renyah dan bertekstur crunchy, Anda bisa menambahkan sedikit baking soda ke dalam adonan.

Takaran baking soda cukup seujung sendok teh atau kira-kira sebanyak 5 gram saja.

"Selain membuat crunchy, baking soda juga bisa membuat umur simpan kuker lebih lama alias lebih awet," ujar Chef Aji.

4. Stabilkan suhu

Setelah adonan diuleni, jangan langsung dicetak.

Lebih baik masukkan dulu adonan ke dalam lemari pendingin selama kurang lebih 30 menitan.

Biarkan suhu adonan jadi stabil dan teksturnya menjadi sedikit lebih keras, tidak lembek, sehingga lebih mudah untuk dicetak dan dibentuk.

5. Panaskan oven

Ketika sudah selesai dicetak, panaskan dulu oven, biarkan suhunya stabil di sekitar 150 derajat celcius.

Setelah oven stabil, baru masukkan adonan dan panggang selama kurang lebih 15 hingga 20 menitan saja.

Untuk memanggang kue kering jangan menggunakan suhu terlalu panas karena akan membuat lapisan luar kue kering mudah gosong.

Suhu paling tepat adalah di rentang 150 hingga 160 derajat celcius.

6. Tunggu dingin

Setelah kue kering matang dan mengeluarkan bau harum, keluarkan dari loyang dan dinginkan dulu dengan cara diangin-anginkan.

Jangan langsung menyimpannya di dalam toples dalam keadaan panas, karena uap panas yang mengandung air bisa membuat kue kering melempem.

Baca juga: Subsidi PLN Gratis April hingga Juni 2021, Cek Cara Klaim Listrik Gratis Stimulus Terbaru

Baca juga: Dikabarkan Dilamar Indra Bruggman Setelah Puasa, Cita Citata: InsyaAllah Ketemu Orangtua

7. Siapkan toples kaca

Sementara itu, cuci dan bersihkan toples kaca dari sisa-sisa cemilan masa lalu.

Toples harus benar-benar bersih agar tak mencemari kue kering.

Chef Aji sendiri menyarankan untuk menyimpan kue kering dalam toples kaca ketimbang toples plastik.

Karena toples kaca memiliki tutup lebih rapat, dan toples kaca juga tidak berbau seperti toples plastik.

8. Beri kantong silika

Setelah kue kering dingin, maka masukkan dan tata rapi di dalam toples kaca yang sudah disiapkan.

Jangan lupa beri kantong silika untuk menjaga kadar air dan kelembaban yang ada di dalam toples.

Kantong silika efektif menyerap kelembaban dan kadar air yang ada di sekitarnya.

Dengan cara pengolahan dan penyimpanan seperti ini, dijamin kue kering Anda akan memiliki citarasa lebih gurih dan crunchy, dengan umur penyimpanan bisa sampai satu bulan lamanya. (*)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved