Breaking News:

Serapan APBN untuk Penanganan Covid 19 di Kalbar Masih Rendah, Ria Norsan Berikan Penjelasan

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri rilis Kinerja APBN, Makroekonomi dan Moneter Triwulan I Tahun 2021 Provinsi Kalbar di DAR Kantor Gubernud

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wagub Kalbar saat menghadiri rilis Kinerja APBN, Makroekonomi dan Moneter Triwulan I Tahun 2021 Provinsi Kalbar di DAR Kantor Gubernud Kalbar, Rabu 21 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan mengatakan bahwa serapan anggaran penanganan COVID-19 di Kalbar masih rendah. 

Ia menjelaskan hal itu dikarenakan untuk kegiatan masih banyak yang belum dilakukan sehingga nanti agar bisa terlaksana. 

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri rilis Kinerja APBN, Makroekonomi dan Moneter Triwulan I Tahun 2021 Provinsi Kalbar di DAR Kantor Gubernud Kalbar, Rabu 21 April 2021.

Ia mengatakan dalam kegiatan rilis APBN tahun 2021 adapun paparan yang dijelaskan terkait bagaiamana perkembangan dan pertumbuhan kemajuan perekonomian Kalbar dan pengaruhnya terhadap pandemi covid-19.

Baca juga: Apa Itu PPKM dan Sampai Kapan Akan Diberlakukan PPKM di Kalbar

“Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita setelah 21 Maret 2021 mulai ada kenaikan dan tumbuh dari minus 2,4 persen mulai mengarah angka 0. Jadi ada pertumbuhan yang bagus,”ujarnya.

Ditempat yang sama, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan ( DJPb) Kalbar Edih Mulyadi menjelaskan bahwa Serapan anggaran COVID-19  capaian masih rendah.

Ia menjelaskan bahwa ada beberapa sektor yang dibagi menjadi dua sisi pertama dana yang disalurkan melalui lembaga di Kalbar dengsn melalui pembayaran di Kalbar, kedua  ada yang langsung dari Jakarta seperti beberapa Bansos.

“Untuk di Kalbar sendiri  ada beberapa yang belum ada realisasi termasuk bantuan dalam bentuk uang yang akan diserahkan ke masyarakat saat ini  belum ada realisasinya,”ujarnya.

Ia  mengimbau Satuan Kerja KL dan OPD yang menerima Dana APBN agar segera diproses dan lakukan percepatan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved