Breaking News:

Dua Pekan Pasca Operasi, Pria Lansia Pembunuh Istrinya Meninggal Dunia

Pukul 12.00 Wib, setelah melakukan pengecekkan Terhadap tersangka, pihak Rumah Sakit menyatakan bahwa tersangka meninggal dunia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pihak Kepolisian melakukan olah TKP kasus tindak pidana pembunuhan di Jalan Daeng Perateh, Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Selasa 6 April 2021. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Tersangka utama kasus pembunuhan di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah pada 6 April 2021 lalu meninggal dunia, Rabu 21 April 2021.

Sebelumnya di beritakan, bahwa di Desa tersebut terjadi kasus Pembantaian pasangan suami Istri.

Sang suami berinisi AL (72) ditemukan didapur dengan luka di perut, sementara sang istri berinsiial TS (62) tewas di kamar dengan sejumlah luka di kepala.

Dari hasil penyelidikan petugas kepolisian terkuak bahwa sang suami AL lah yang melakukan pembunuhan tersebut lantaran emosi dan terbakar api cemburu, karena sang istri berbicara dengan pria lain.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Nenek di Desa Sungai Nipah? Berikut Penjelasan Polisi

Tahun sebelumnya, bahkan AL pun pernah menganiaya mendiang istrinya hingga sempat dirawat dirumah sakit.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mempawah AKP M. Rezky Rizal mengungkapkan bahwa AL meninggal dunia di rumah Sakit Rubini Rabu 21 April 2021 sekira pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya dikatakan Rizal Pukul 11.15 WIB tersangka bertemu dengan pihak keluarga anaknya di Ruang Unit Pidum Satreskrim, Sambil bertemu dengan Pihak keluarga, tersangka dipakaikan Pampers dan dibersihkan badannya oleh Keluarga dan Penyidik.

Kemudian, sekita Pukul 11.45 Wib tersangka mengalami sesak nafas dan langsung pingsan, Sehingga Penyidik dan Anak tersangka membawa tersangka ke Rumah Sakit Rubini, Mempawah untuk dilakukan tindakan medis.

"Pukul 12.00 Wib, setelah melakukan pengecekkan Terhadap tersangka, pihak Rumah Sakit menyatakan bahwa tersangka meninggal dunia,"ujar AKP Rizal.

AL sendiri beberapa waktu lalu menjalani operasi dibagian perut akibat upaya bunuh diri menancapkan pisau ke perutnya setelah membunuh sang istri.

Sejak tanggal 6 April sampai 13 April 2021, AL sempat dirawat di RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak, kemudian Tanggal 14 April 2021, Setelah kondisinya berangsur membaik Tersangka dirujuk ke RS. Rubini Kabupaten Mempawah.

Pada 20 April 2021, sekira pukul 11.30 WIB, berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter Spesialis Bedah dan dokter Umum, Kondisi tersangka AL telah membaik dan dapat melakukan aktifitas normal, sehingga Penyidik membawa tersangka ke Rutan Polres Mempawah untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved