Muhammadin Tegaskan Pemanfaatan Dana PEN Harus Prioritaskan untuk Masyarakat Kota Singkawang

Akan tetapi, Kota Singkawang, dia katakan, menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Anggota DPRD Kota Singkawang, Muhammadin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota DPRD Kota Singkawang, Muhammadin mengatakan, pandemi Covid-19 yang begitu panjang, tentunya sangat melemahkan ekonomi Kota Singkawang

Akan tetapi, Kota Singkawang, dia katakan, menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat.

"Jadi jangan hanya sebutannya saja dana masuk ke daerah, namun yang terpenting adalah bagaimana mengendalikan dana PEN itu bisa dinikmati masyarakat Kota Singkawang," tegas Muhammadin, Selasa 20 April 2021.

Baca juga: Tingkat Pertumbuhan Ekonomi Singkawang Terkontraksi Minus 2,43 Persen di Massa Pandemi

Menurutnya, dalam pemanfaatan dana PEN tersebut harus lebih memprioritaskan dan mengedepankan sumber daya dari Kota Singkawang terlebih dahulu sebelum digunakan untuk keperluan yang diperoleh dari luar daerah.

"Mulai pekerja kontruksi sampai bahannya, bisa dibeli di Kota Singkawang apabila kebutuhan tersebut tersedia ada di singkawang," katanya.

Hal ini, menurutnya menjadi penting, agar pemanfaatan dana PEN tidak dimonopoli orang luar, sehingga uang senilai ratusan miliar tersebut dapat beredar di Kota Singkawang.

"Apabila sumber pendapatan bertambah, secara otoamatia daya beli akan meningkat, dan semua usaha juga akan dapat berjalan baik, tentu dampak semua itu akan bisa memulihkan ekonomi kota singkawang," terangnya.

Dia juga berpendapat, pemerintah harus selalu hadir dengan pemikiran terbaik dalam memutuskan suatu kebijakan, agar tidak malah membuat masalah ekonomi Kota Singkawang semangkin terpuruk.

"Harapan kami masyarakat juga harus sangat sadar akan adanya pandemic untuk bersama-sama menjaga kesehatan semua," tukasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved