Breaking News:

Anggota DPRD Kubu Raya Soroti Bangunan Liar di Jalan Trans Kalimantan

Menurut Yoga, dengan banyaknya bangunan liar tersebut membuat suasana Jalan Trans Kalimantan menjadi kumuh.

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bangunan liar yang tampak berdiri dibahu jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa 20 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Komisi III, Yoga Irawan menyoroti banyaknya bangunan liar yang berdiri dibahu jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa 20 April 2021.

Menurut Yoga, dengan banyaknya bangunan liar tersebut membuat suasana Jalan Trans Kalimantan menjadi kumuh.

Dan bahkan, kata dia tak sedikit dari pengunjung yang menggunakan kendaraan - kendaraan muatan besar itu memarkirkan kendaraannya dijalur hijau bahkan mendekati jalan raya.

Baca juga: PT Taspen Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Sembako Kepada Pemkab Kubu Raya

"Karna banyaknya PKL yang berdiri tidak semestinya , seperti di jalur hijau bahkan mendekati jalan raya, ini kan cukup membahayakan pengguna jalan lainnya," imbuhnya. 

"Saya rasa sudah saatnya kami DPRD dan Pemerintah Daerah untuk mendata para PKL tersebut sehingga berpengaruh pada income daerah " sambungnya.

Selain didata, dirinya juga mendorong pemerintah daerah agar menata dan membenahi pedagang kaki lima yang cukup banyak di kawasan sungai ambawang tersebut.

"Setelah ditertibkan, setidaknya para PKL tersebut dapat di tempatkan di lokasi yang strategis, sehingga nantinya dapat menambah dana PAD untuk pemerintah kabupaten," terangnya.

Dirinya pun menyatakan bahwa, hal ini akan menjadi atensi bagi dirinya selaku anggota DPRD. Dan akan mengajukan penertiban ini kepada Bupati dan wakil Bupati.

Secara terpisah, salah seorang warga yakni Gunawan juga menjelaskan bahwa jika dirinya merasa terganggu, akibat adanya bangunan liar tersebut.

Dan ia pun meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera dapat menertibkan bangunan - bangunan liar tersebut.

"Saya meminta kepada pemda agar dapat memperhatikan bangunan liar yang ada di jalan trans kalimantan agar dapat ditertibkan, karena nampak kumuh dengan adanya bangunan liar yang semakin banyak ini, " Jelas Gunawan.

"Apalagi kan jalur ini dua arah, mobil - mobil dengan muatan besar yang terparkir juga kadang tidak teratur, jadi membuat sempit jalan, serta dikhawatirkan terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, " pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved