Breaking News:

Ketua Satgas COVID 19 Kalbar Keluarkan Surat Edaran Khusus untuk Tiga Daerah di Kalimantan Barat

Surat Edaran Ketua Satgas Provinsi Kalbar nomor 445.3306/DINKES.YANKES.C.Penting mengenai penanganan peningkatan kasus memuat tujuh poin sebagai langk

TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson 

TRIBUNPONTIANAK.CO.lD, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan surat edaran Khusus untuk Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau sebagai langkah penanganan Covid-19 di daerah.

Surat Edaran Ketua Satgas Provinsi Kalbar nomor 445.3306/DINKES.YANKES.C.Penting mengenai penanganan peningkatan kasus memuat tujuh poin sebagai langkah yang harus dilakukan dalam penanganan Covid-19 di daerah tersebut.

Di keluarkan SE Khusus tersebut mengingat ada peningkatakan kasus di Kabupaten Sintang,Ketapang, Sanggau serta peningkatakan kasus kematian pasien Positif Covid-19 di Sintang.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Corona, Pemkab Sintang Buka RIM 2 Berkapasitas 55 Tempat Tidur

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menjelaskan Gubernur Kalbar selaku Ketua Satgas Covid-19 Kalbar memberikan surat khusus tersebut untuk mengingatkan kepada Satgas Sintang, Ketapang dan Sanggau.

Dalam SE tersebut ada tujuh langkah yang harus dilakukan yang pertama Ketiga kabupatan ini harus terus melakukan tracing dan testing baik melalui rapid test antigen maupun Swab PCR.Langkah tersebut harus dilakukan secara masal ditempat umum.

“Kemudian langkah kedua melaksanakan isolasi atas hasil dari tracing dan testing tersebut. Apbila nilai CT 25 kebawah harus diisolasi dirumah yang telah disiapkan pemerintah,”ujar Harisson saat diwawancarai di Ruang kerjanya, Senin 18 April 2021.

Sedangkan untuk kasus positif dengan nilai CT diatas 25 dapat menjalani isolasi mandiri yang harus diawasi oleh Satgas  tingkat kecamatanan sampai ke desa supaya tidak menyebarkan virus kepada yang lainnya.

Langkah yang ketifa dikatakannya bahwa Satgas di tiga daerah tersebut harus melakukan razia masker ditempat umum seperti di warkop, atau tempat keramain lainnya.

“Keempat yakni harus memberhentikan belajar tatap muka di sekolah, serta  kita mengingatkan untuk  melaksanakan WFH dengan komposisi 50 persen,”ujarnya.

Kabupaten Sintang, Ketapang dan Sanggau harus melaskanakan pembatasan kegiatan masyarakat pada malam hari.

“Seperti pembatasan di pusat perbelanjaan boleh dilakukan sampai pukul 20.00 WIH, begitu juga dengan  pelayanan di batasi,”ujarnya.

Dikatakannya perlu dilakukan upaya tersebut untuk mengingatkan masyarakat atau menganjurkan masyarkaat untuk tidak berkunjung antar kabupaten atau tidak melakukan perjalanan kecuali ada kebutuhan mendesak.

“Saya ingatkan kembali kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas perjalanan antar kabupaten kota di Kalbar karena akan meningkatkan resiko tertular covid-19,”tegasnya.

Satgas Kabupaten Sintang , Ketapang dan Sanggau diharapkan dapat mengingatkan masyarakat untuk dapat menunda perjalanan antar kabupaten kota kecuali untuk hal yang tidak dapat di hindari.

 “Kita lakukan untuk membatasi masyarakat untuk melakukan perjalanan karena resiko untuk tertular di tiga kabupaten ini meningkat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved