Breaking News:

Kabar Terbaru Perawat Korban Penganiayaan, Sempat Takut Ketemu Orang dan Ingin Berhenti Kerja

Subhan mengatakan, korban tercatat sudah 6 tahun bekerja di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang.

Editor: Nasaruddin
Instagram/Tribun Sumsel
Perawat korban penganiayaan di RS Siloam Sriwijaya, Palembang dan pelaku. 

"Pihak kepolisian sudah menangkap pelakunya. Yang penting sekarang CRS tabah saja dan tetap konsentrasi ke penyembuhannya. Kita serahkan kepada pihak kepolisian," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polrestabes Palembang menetapkan JT sebagai tersangka penganiayaan terhadap seorang perawat berinisial CRS.

Dalam gelar perkara, JT mengakui semua perbuatannya yang telah menganiaya CRS hingga babak belur.

JT mengungkapkan, saat kejadian berlangsung ia merasa kelelahan, lantaran sudah beberapa hari belakangan menjaga anaknya yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut karena menderita peradangan paru-paru.

Emosi JT pun menjadi tersulut saat melihat tangan anaknya berdarah usai jarum infus dicabut oleh korban.

"Mohon maaf saya emosi sesaat. Saya mengakui sudah melakukan tindakan di luar kendali dikarenakan saya sudah kelelahan. Sudah berapa hari saya harus menjaga anak saya," kata JT di Polrestabes Palembang, Sabtu kemarin.

________
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perawat Korban Penganiayaan Sempat Ingin Berhenti Bekerja"
Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra
Editor : Abba Gabrilli

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Pasca Dianiaya JT, Ini Curahan Hati CRS, Perawat RS Siloam Palembang, Begini Kondisi Terakhir
Editor: Kharisma Tri Saputra

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved