Breaking News:

Kabar Terbaru Perawat Korban Penganiayaan, Sempat Takut Ketemu Orang dan Ingin Berhenti Kerja

Subhan mengatakan, korban tercatat sudah 6 tahun bekerja di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang.

Instagram/Tribun Sumsel
Perawat korban penganiayaan di RS Siloam Sriwijaya, Palembang dan pelaku. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabar terbaru perawat korban penganiayaan di RS Siloam Sriwijaya Palembang, CRS, disampaikan Ketua DPW PPNI Sumatera Selatan, Subhan Haikal.

Menurut Subhan, CRS mengalami trauma berat setelah dianiaya secara brutal oleh pria berinisial JT yang merupakan keluarga pasien.

Bahkan menurut Subhan, korban sempat berencana untuk berhenti dari profesinya sebagai perawat.

"CRS juga sempat mau berhenti jadi perawat karena dia takut dianiaya lagi. Tetapi setelah didampingi psikolog, psikisnya mulai pulih," kata Subhan, Senin 19 April 2021.

Baca juga: Event Snack Video Bagi Uang Putaran 3 Berakhir Hari Ini ! Apakah Event akan Diperpajang ?

Menurut Subhan, sejak dua hari terkahir, kondisi CRS terus membaik.

Namun, ia masih tetap harus menjalani perawatan dan dalam proses pemulihan.

"Sekarang CRS sudah mulai tersenyum sejak ada pendampingan dua psikolog dari Rumah Sakit Siloam. Kemarin untuk senyum saja susah," ujar dia.

Subhan mengatakan, CRS sudah 6 tahun bekerja di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya.

Ia pun selama bertugas tak pernah mendapatkan catatan buruk dalam penanganan pasien.

"Saya tidak yakin kalau korban melakukan kesalahan, karena kita sama tahu Rumah Sakit Siloam ini SOP-nya sangat tinggi. Bahkan dalam perekrutan pegawai sangat ketat, rasanya tidak mungkin kalau dia (CRS) bekerja sembarangan," ujar Subhan.

Baca juga: Identitas Pelaku yang Aniaya Perawat RS Siloam Palembang, Minta Maaf Sambil Tundukkan Wajah

Halaman
123
Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved