Breaking News:

Di Usia 16, Ajie Kenang Perjalanan Panjang Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura Kota Pontianak

Pelayanan Kesehatan yang dikenal Balai Pengobatan berubah menjadi Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura sejak 2005 sampai sekarang, klinik kitamura terus b

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura Pontianak saat menggelar Tasyakuran ke-16 tahun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura Pontianak menggelar Tasyakuran ke-16 tahun. PKU Muhammadiyah Kitamura Pontianak genap 16 tahun pada 15 April 2021 ini.

Kepala Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura, Ajie Kurniawan,S.Kep.Ns, CDWCN mengungkapkan, perjalanan panjang menghantarkan kiprah dan pengabdian Muhammadiyah dalam membantu masyarakat dari sisi pelayanan Kesehatan terlihat lebih nyata.

Hadirnya Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berdiri sejak tahun 1969 yang pada waktu itu dikenal dengan nama Balai Pengobatan PKU Muhammadiyah Pontianak.

Pelayanan Kesehatan yang dikenal Balai Pengobatan berubah menjadi Klinik PKU Muhammadiyah Kitamura sejak 2005 sampai sekarang, klinik kitamura terus berbenah dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang lebih berfokus pada pelayanan perawatan luka, stoma dan inkontinensia mengedepankan pelayanan unggul dan anggun.

"Memberikan pelayanan unggul dan anggun menjadi moto pelayanan kami saat ini. Dengan spesifikasi keunggulan dalam perawatan luka. Selain itu kami juga melayani pengobatan umum dan khitan, baik itu konvensional maupun modern," kata Ajie, Senin 19 April 2021.

Baca juga: Operasi Keselamatan Kapuas 2021, Personel Polres Kubu Raya Imbau Prokes Covid-19 Kepada Masyarakat

Pada momen 16 tahun ini, dikatakannya PKU Muhamadiyah Kitamura Pontianak terus berproses dalam mengembangkan pelayanan kedepan

"Harapan kita terus menjadi bagian dari pelayanan kesehatan memberikan dampak luas kepada masyarakat. Bagi kami 16 tahun klinik PKU kitamura sudah waktu yang matang diibaratkan anak remaja yang mulai tumbuh dewasa, dimana segala proses perubahan dan memberikan inovasi sudah harus dilakukan," jelasnya.

Selama masa remaja atau usia 16 tahun ini, Ajie bersyukur ribuan pasien yang berobat di klinik telah sembuh dari lukanya.

"Semoga proses kedewasaan klinik kami ini akan menjadi pusat rujukan kesehatan khususnya perawatan luka, stoma dan inkontinensia baik nasional maupun internasional. Selain sebagai pusat kesehatan perawatan luka, stoma dan inkontinensia, kami juga menjadi referensi pendidikan mahasiswa-mahasiswa dari luar negeri, seperti china, thailand dan malaysia," tutupnya. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved