Breaking News:

Bupati dan Wabup Hadiri Mapenta dan Muskomcab Organisasi Pemuda Katolik Kapuas Hulu

Menurutnya, kaderisasi tidak hanya melulu pada konteks politik, tetapi juga semua aspek kehidupan bermasyarakat, seperti mengambil bagian dalam liturg

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat memberikan katasambutan dalam acara masa penerimaan anggota (Mapenta), dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab), yang digelar oleh Organisasi Pemuda Katolik Kapuas Hulu, di Rumah Misi Deo Soli, Jalan Lintas Timur, Desa Malapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Sabtu 17 April 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan-Wahyudi Hidayat menghadiri langsung acara masa penerimaan anggota (Mapenta), dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab), yang digelar oleh Organisasi Pemuda Katolik Kapuas Hulu, di Rumah Misi Deo Soli, Jalan Lintas Timur, Desa Malapi, Kecamatan Putussibau Selatan, Sabtu 17 April 2021.

Hadir juga Ketua Komisi V DPR-RI Lasarus bersama istri, anggota DPRD Kapuas Hulu, WKRI, TBBR, dan PMKRI Calon Cabang Kapuas Hulu. Dengan tema kegiatan tersebut yaitu, Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkan jalamu untuk menangkap ikan (Lukas 5:4).

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas akan trus mendorong anak-anak muda dan organisasi kepemudaan (OKP) untuk berkembang dan dapat berkolaborasi dengan pemerintah seperti Pemuda Katolik.

“Atas nama Pemerintah saya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini, karena dengan kegiatan adalah tonggak awal bagi tumbuh kembangnya kaderisasi Pemuda Katolik di Kapuas Hulu. Hal ini adalah gerak positif mengingat kaderisasi di Kapuas Hulu sangat minim,” ujarnya.

Menurutnya, kaderisasi tidak hanya melulu pada konteks politik, tetapi juga semua aspek kehidupan bermasyarakat, seperti mengambil bagian dalam liturgis di gereja, pendamping anak-anak, bidang ekonomi kreatif, budaya dan sebagainya.

“Kedepan kita harapkan kader-kader Pemuda Katolik adalah pemimpin dan lokomotif kemajuan pemuda bersama seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Baca juga: Paskah Bersama, Bupati Kapuas Hulu Harap Umat Refleksi Kasih Tuhan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Fransiskus Diaan menilai, perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik akan bernilai positif dan berkualitas, manakala kadernya memiliki semangat belajar yang konsisten.

“Perjuangan dan pergerakan Pemuda Katolik akan bernilai positif dan berkualitas jika kadernya memikii semangat belajar yang tinggi dan terus menempa diri dalam aspek ilmu pengetahun baik di internal maupun eksternal,” ungkapnya.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyatakan, kalau dirinya juga mendorong semangat bagi Pemuda Katolik untuk bisa bergerak lebih maju.

"Jadi slogan gerakan moral hidup berbangsa, dan bernegara yang diungkapkan oleh Mgr Soegijapranata adalah hal yang harus melekat dalam diri Pemuda Katolik," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved