Breaking News:

Pemda Ketapang Ingatkan SPBE dan Agen Gas Melon Salurkan Elpiji Tepat Sasaran

Menurut Farhan, sampai saat ini masyarakat masih mengeluhkan ketersediaan dan harga gas melon yang yang cukup tinggi yang beredar di tingkat pangkalan

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rapat Koordinasi ketersediaan dan pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang yang diwakili langsung Wakil Bupati Ketapang Farhan mengingatkan pihak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan agen penyalur gas elpiji 3 kilogram atau yang kerap dikenal gas melon untuk selalu memantau penyaluran elpiji agar tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Farhan saat hadir dalam rapat koordinasi ketersediaan dan pendistribusian gas elpiji 3 kilogram beserta stakeholder terkait yang digelar oleh bagian Ekbangsos Setda Ketapang dan pada Senin 13 April 2021. 

Menurut Farhan, sampai saat ini masyarakat masih mengeluhkan ketersediaan dan harga gas melon yang yang cukup tinggi yang beredar di tingkat pangkalan maupun pengecer.

Baca juga: Pemkab Ketapang Mulai Anggarkan Pembangunan Abutment Jembatan Pawan VI

"Saya juga mendapatkan informasi bahwa masih banyak masyarakat kelas menengah atas dan tempat usaha yang masih menggunakan elpiji 3 kilogram ini," kata Farhan, Jumat 16 April 2021.

Selain itu, Farhan menilai, kelangkaan yang terjadi pada gas melon ini diduga adanya oknum yang menjual ke daerah pedalaman dengan harga yang cukup tinggi.

Serta ada juga yang menjualnya ke perusahaan-perusahan yang mana ini sangat tidak sesuai dengan peruntukannya.

Untuk itu, melalui rapat koordinasi ini, Farhan berharap agar semua yang hadir bisa membuat komitmen dengan Pemerintah Daerah melalui Bagian Ekbang dan Dinas terkait untuk melakukan pemetaan masyarakat miskin dalam penyaluran elpiji 3 kilogram.

Baik dari tingkat kecamatan hingga desa berdasarkan pada data lima agen penyalur yang beroperasi di Kabupaten Ketapang

"Pemetaan tersebut bisa kita mulai dari tingkat kecamatan, tingkat desa, dan seterusnya dengan meminta data dari lim agen penyalur yang sudah beroperasi," tegas Farhan.

Adapun lima agen penyalur yang ada di Ketapang, yakni PT Harapan Lestari Pawan (HLP) dengan 65 pangkalan, PT Cahaya Trideri Lestari (CTL) dengan 67 pangkalan, PT Karya Putra Kayong (KPK) dengan 54 pangkalan, PT Sinar Biru Andalan Semesta (SBAS) dengan 62 pangkalan dan PT Delta Pesona Elpiji (DPE) dengan 69 pangkalan. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved