Breaking News:

Jaksa Ringkus Buronan Tipikor Pembangunan Irigasi Jangkang di Kabupaten Sanggau

Tim gabungan kejaksaan Tinggi Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengeksekusi satu diantara Daftar Pencarian Orang (DPO)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudimansyah
Tim gabungan kejaksaan Tinggi Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengeksekusi satu diantara Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni terpidana kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) Kabupaten Sanggau atas nama Ir. R Nurcahyo Wiyono MM selaku direktur PT. Mitra Buana Rekanindo yang bertindak sebagai Konsultan Pengawas pada proyek pembangunan irigasi Jangkang Komplek kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau yakni proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Kab Sanggau tersebut bersumber APBD Kab Sanggau tahun 2010 sebesar Rp 14.4 Miliar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim gabungan kejaksaan Tinggi Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengeksekusi satu diantara Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni terpidana kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) Kabupaten Sanggau.

Dalam press rilis resmi Kejaksaan Tinggi Kalbar pada Jumat 16 April 2021 siang yang di pimpin langsung oleh Kepala Kejati Kalbar DR Masyhudi yang mengatakan DPO atasnama Ir. R Nurcahyo Wiyono MM selaku direktur PT. Mitra Buana Rekanindo yang bertindak sebagai Konsultan Pengawas pada proyek pembangunan irigasi Jangkang Komplek kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau yakni proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sanggau tersebut bersumber APBD Kabupaten Sanggau tahun 2010 sebesar Rp 14.4 Miliar.

"Hari ini Jumat tanggal 16 April 2021 Tim Tabur Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan dukungan Intelijen Kejaksaan Tinggi D.I Yogyakarta berhasil menangkap dan mengamankan satu orang Buron atas Nama Ir. R Nurcahyo Wiyono MM, " ujar Kepala Kejati Kalbar Dr Masyhudi didampingi Asintel Chandra Yahya Wello.

Baca juga: Direktur CV Kaban Karya Mandiri Pasrah saat Ditahan Kejati Kalbar

Ia menerangkan bahwa sang DPO itu telah buron sekitar tiga tahun yang perkaranya incrah sejak tahun 2017 lalu.

"Ia berhasil diamankan dan eksekusi tanpa perlawanan pada Hari Kamis kemarin tanggal 15 April 2021 sekitar pukul 16.00 bertempat dirumah Jalan Gedung Kuning Selatan 5 RT 001/Rw001 kelurahan Purbayan Kecamatan Kota Gede, D.I Yogyakarta," ujar Kajati Masyhudi

Lebih lanjut, Kajati Kalbar ini menjelaskan DPO Ir. R NURCAHYO WIYONO, MM merupakan terpidana dalam kasus pembangunan Irigasi Jangkang Kompleks di Kecamatan Jangkang pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sanggau APBD T.A 2010 yang dikerjakan oleh PT. Bima Putra Bangsa KSO PT. Citra Bangun Adihraga dengan kontrak Rp 14.4 miliar.

Di dalam pekerjaan pembangunan Irigasi tersebut terpidana tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Konsultan Pengawas yaitu menganalisis, menentukan dan memutuskan serta menghitung volume kegiatan dan perubahan pekerjaan yang tercantum dalam kontrak addendum.

"Akibatnya dalam proyek tersebut  menimbulkan  kerugian Negara sebesar Rp. 2.7 miliar , dan DPO ini merupakan splitsing perkara Tipikor yang sama  dari An. Ir Harri Liewarnata alias Apin selaku kontraktor dan Ir Bambang Widiyanto selaku Direkur PT Bima Putra Bangsa dan Sigit Purnomo selaku PPTK.,"ungkapnya

Pada kesempatan yang sama, Kajati Kalbar menerangkan DPO kasus Tipikor Kabupaten Sanggau ini berhasil dieksekusi dalam Operasi Tabur (Tangkap Buronan) yakni  penangkapan atau pengamanan buron atau DPO diharapkan akan memberikan efek psikologis kepada buron/DPO lainnya.

"Ya  kita imbau kepada seluruh DPO atau Buron dimana pun berada agar segera menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya karena 'tidak ada tempat yang aman bagi para buronan', dan kalian tidak akan hidup tenang, karena selalu dihinggapi perasaan Was-was, resah, dan takut, pasti akan tertangkap, dan ini hanya masalah waktu saja," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved