Kadiskes Kalbar Imbau Masjid Terapkan Prokes Covid 19 yang Ketat dan Antisipasi Jika Masjid Penuh

Ia mengatakan Masjid harus menyiapkan tempat cuci tangan yang banyak serta harus dibedakan antara tempat cuci tangan dengan  tempat wudhu, lalu membua

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Kalbar, Harisson 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson meminta pengurus masjid ketat dalam menjalan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19.

Sedangkan untuk masyarakat yang beribadah ke Masjid harus membawa perlengkapan pribadi serta tetap menerapkan prokes Covid-19.

Ia mengatakan Masjid harus menyiapkan tempat cuci tangan yang banyak serta harus dibedakan antara tempat cuci tangan dengan  tempat wudhu, lalu membuat tanda dilantai untuk jarak karena tidak boleh berdekatan.

“Jadi untuk antisipasi kalau umat ramai beribadah ke Masjid bisa buat tambahan tenda, sering lakukan disenfektan secara rutin. Saat beribadah sebaiknya masker tetap harus digunakan,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 12 April 2012.

Baca juga: POTRET Pelaksanaan Salat Tarawih Malam Pertama Ramadan 1442 H di Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Ia juga mengingatkan ketika keluar dan masuk masjid jangan sampai bergerombol. Setiap masjid harus memfasilitasi agar jamaah masjid dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan tertib dan mudah ketika melaksanakan ibadah.

“Jemaah harus benar-benar mempersiapkan diri untuk tetap menjalankan prokes selama salat di masjid. Selalu gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak salat nya dengan jemaah lain,”ujarnya.

Selain itu mengingat masih pandemi covid-19 agar tidak bersalaman dengan jemaah lain, cukup demgan gunakan kode atau bahasa tubuh.

“Coba lihat Contoh pelaksanaan salat di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah dalam penerapan prokes,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved