Breaking News:

Polres Bengkayang Inisiatif Tangani Kasus Meninggalnya 5 Pekerja Tambang di Batas Wilayah

Kasus kami tangani, ini inisiatif dari kami sendiri karena TKP itu di perbatasan antara singkawang dan bengkayang. Saya melakukan tindakan kepolisian

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Warga berkumpul menyaksikan proses pencarian para pekerja tambang yang menjadi korban tertimbun longsong. Kamis 1 April 2021 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kasat Reskrim Polres Bengkayang, Akp Antonius Trias Kuncorojati angkat bicara terkait longsor di lokasi pertambangan emas yang menyebabkan lima pekerja meninggal dunia di wilayah perbatasan antara Kabupaten Singkawang dan Bengkayang, Minggu 11 April 2021.

Akp Antonius Trias Kuncorojati mengatakan, bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh pihaknya.

Dimana bersama para anggota pada hari Jumat (2/april/2021) terjun ke lapangan untuk melakukan penyidikan serta olah TKP (Tempat kejadian perkara).

"Kasus kami tangani, ini inisiatif dari kami sendiri karena TKP itu di perbatasan antara singkawang dan bengkayang. Saya melakukan tindakan kepolisian. Saya amankan, periksa semua jadi sudah berjalan seperti itu (penyelidikan)," ujar Akp Antonius.

Pemasangan policeline dan olah TKP, lanjut Akp Antonius, dilakukan dirinya bersama-sama dengan anggota yang terjun langsung ke lokasi kejadian di perbatasan singkawang dan bengkayang tersebut.

Baca juga: UPDATE Maut 5 Penambang Tertimbun di Kawasan Abu-abu Singkawang atau Bengkayang! Lurah Angkat Bicara

“Dari kami turun ke lokasi. Hari Jumat (2/april/2021) Satreskrim Polres Bengkayang ke lokasi dan lakukan TPTKP," ungkapnya.

Untuk area tempat kejadian, ia mengayakan sebaiknya dilakukan penutupan dan tidak lagi menjalankan aktivitas penambangan yang disinyalir ilegal serta telah memakan korban jiwa.

"Walaupun tidak ditutup (lokasi), ya semestinya harus ditutup karena melakukan tindakan ilegal," tutupnya. 

Sebelumnya pada Kamis 1 April 2021 lalu, musibah longsor terjadi di area pertambangan emas ilegal di wilayah perbatasan antara Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat ( Kalbar ).

Akibat longsor tersebut, lima pekerja yang tengah beraktivitas tertimbun material tanah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved