Ketua Umum IAI Apresiasi Karya Arsitek Wako Pontianak Edi Rusdi Kamtono

Tetapi tidak ada satu kota pun di dunia yang mempunyai sungai sepanjang ini seperti Pontianak, nah ini menjadi identitas kota

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto kunjungan silaturahmi di kediaman dinas Wali Kota Edi Kamtono, Jumat 9 April 2021 malam kemarin. Ist 

"Kota-kota di dunia yang menjadikan sungai sebagai bagian dari wajah kota, mempunyai konsep penataan yang disesuaikan dengan keberadaan sungai. Kota Venesia di Italia atau negeri-negeri lain yang berhadapan dengan air itu dinamikanya luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, bahwa kedatangan Ketum IAI Ketut Rana Wiarcha didampingi Sekretaris Jenderal IAI Ariko Andikabina beserta pengurus IAI Kalbar dan Fakultas Teknik Arsitektur Untan ke kediamannya dalam rangka silaturahmi sekaligus diskusi ringan tentang perkembangan arsitektur di Indonesia, termasuk Kota Pontianak.

Baca juga: JADWAL IMSAK Kota Pontianak Bulan Ramadhan 2021 & Jadwal Buka Puasa Wilayah Pontianak dan Sekitar

Dijelaskannya, pada diskusi itu juga membahasnya mengenai potensi-potensi yang bisa dikembangkan dan identitas kota yang bisa diandalkan termasuk waterfront.

"Kita sudah membangun waterfront beserta promenadenya. Kita ingin menjadikan sungai sebagai wajah terdepan Kota Pontianak," ungkap arsitek alumni Universitas 11 Maret Surakarta ini.

Kemudian, Edi mengatakan, di Kota Pontianak akan dilakukan penataan infrastruktur yang berkualitas dan representatif seperti penataan trotoar, penghijauan dan lain sebagainya.

Menurutnya, Kota yang nyaman jika suasananya sejuk, teduh, asri dan segar, aksesibilitasnya mudah, bersih dan masyarakatnya toleran.

"Kalau sudah seperti itu, siapapun yang bermukim maupun berkunjung ke Pontianak akan merasakan kenyamanan dan kebahagiaan yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya indeks kebahagiaan di Kota Pontianak," ucapnya.

Untuk itu, Edi Rusdi Kamtono juga mengajak kepada para komunitas kreatif di Kota Pontianak agar ikut serta berpartisipasi dalam membangun kota.

Hal ini, dikatakakannya, lantaran sebuah kota yang maju, tidak terlepas dari keterlibatan generasi muda dan masyarakat yang memiliki kreativitas dengan inisiatif meningkatkan kualitas lingkungannya, menata kawasannya dan menjaga lingkungannya.

"Maka dengan kreativitas terutama anak-anak muda, suatu kota akan lebih hidup dan dinamis," terang mantan Ketua IAI Kalbar ini.

Sejauh ini keterlibatan para arsitek dalam pembangunan Kota Pontianak memang sudah lama berjalan. Namun ia menilai masih belum optimal.

"Kita berencana menjalin kerjasama yang dituangkan dalam MoU antara Fakultas Arsitektur Untan dan teman-teman di IAI," pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved