Breaking News:

Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Masyarakat, Ini Yang Disampaikan Kapolsek Seluas

Tujuan dari sosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat YPI dengan menggandeng pihak Kepolisian dan Forkopimcam Seluas

Dok. Polsek Seluas
Kapolsek Seluas Ipda Suwandi, S.H,.M.H menerima penyerahan senpi dari warga, Kamis 8 April2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG -  Kepolisian Sektor Seluas berkerja sama bersama dengan YPI (Yayasan Pelanet Indonesaia) dan BKSDA Kalbar, melakukan sosialisasi hukum dan penyalahgunaan senjata api di Dikediaman Ketua RT 003 Umbo Dusun Simpang Empat Desa Bengkawan Kecamatan Seluas, Kamis 8 April 2021. Selain sosialisasi, juga dilakukan penyerahan senjata api. 

Kegitan sosialisasi hukum tentang penyalahgunaan senjata api rakitan yang beredar di masyarakat khususnya warga yang berada di kawasan Cagar Alam Gunung Nyiut.

Pada sosialisasi itu, YPI, Kepala BKSDA Resort Sanggau Ledo, Kades Bengkawan, Kapolsek Seluas sekaligus menyampaikan materi sosialisasi senjata api

Anggota YPI Ucok mengapresiasi Masyarakat RT. 003 Umbo Dusun Simpang Empat Desa Bengkawan Kecamatan Seluas atas atusias yang tinggi untuk menyerahkan Senpi Rakitan (Lantak dan Boman).

Tujuan dari sosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat YPI dengan menggandeng pihak Kepolisian dan Forkopimcam Seluas untuk bersama melindung satwa liar yang berada di Kawasan cagar alam Gunung Nyiut.

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan, Kapolres Landak Cek Senjata Api Personel

"Tujuan dari sosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat YPI dengan menggandeng pihak Kepolisian dan Forkopimcam Seluas untuk bersama melindung satwa liar yang berada di Kawasan cagar alam Gunung Nyiut."terang Ucok.

Kapolsek Seluas Ipda Suwandi, S.H,.M.H Memberikan pemahanan kepada masyarakat tentang UU No. 8 Tahun 1948 tentang pendaftaran dan pemberian izin pemakaian senjata api dan Peraturan Kapolri no 18 thn 2015 tentang petunjuk pelaksanaan keamanan, pengawasan dan pengendalian senjata api non organik senjata api TNI/Polri.

"Mengingat banyaknya masyarakat yang merakit senjata api berjenis (Lantak) yang tidak memenuhi standar dan maraknya kasus salah tembak agar masyarakat bisa menyerahkan senjata api berjenis Lantak kepada pihak kepolisian dan tidak lagi memburu Satwa yang dilindungi di kawasan cagar alam ,karena sudah ada UU yang mengatur tentang hukuman bagi masyaakat yang membunuh hewan yang dilindungi," tutur Suwandi.

Setelah selesai sosialisasi dilanjutkan dengan penyerahan senjata api masyarakat sebanyak 10 pucuk Laras Panjang.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved