Breaking News:

Sat Binmas Polres Melawi Gelar FGD, Ini Permasalahan Yang Dibahas

Media Sosial juga menjadi tempat yang mudah untuk menyebarkan faham-faham radikal dengan memposting berita-berita Hoaks

Dok. Polres Melawi
Suasana  Focus Group Discussion yang digelar Sat Binmas Polres Melawi  di ruang pertemuan Hotel Nite & Day ( Hotel Cantika ) Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kamis 8 April 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Polres Melawi Melalui Sat Binmas mengelar kegiatan Focus  Group Discussion (FGD ) di ruang pertemuan Hotel Nite & Day ( Hotel Cantika ) Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Kamis, 8 April 2021.

Kali ini FGD tersebut bertemakan menangkal radikalisme dan bermedia sosial yang baik dan bijak bagi generasi muda untuk mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K., Kepala Kantor Kementrian agama Kab. Melawi H. Abdulbar, S.Ag, M.Pd, Kasubbag Humas Polres Melawi AKP Herno Mintoro, Kasat Binmas Polres Melawi Iptu Haryono dan para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut.

Baca juga: FGD Karhutla, Bupati Landak Minta Mapping Desa-desa Berpotensi Karhutla

Dalam sambutannya, Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K menyampaikan ciri yang bisa dikenali dari radikalisme dan bagaimana bermedia sosial yang baik dan bijak bagi generasi muda.

“Kenali paham radikal yang pertama, Intoleran yaitu tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain. Kedua panatik yang berlebihan selalu merasa benar sendiri mengangap orang lain salah dan yang ke tiga, revolusioner yaitu cenderung mengunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuannya," jelas Sigit Eliyanto Nurharjanto.

“Polres Melawi menganggap perlunya dilaksanakan kegiatan seperti FGD ini adalah untuk menangkal dan mencegah masuknya faham-faham radikalisme pada generasi muda kabupaten Melawi,” tambah Sigit Eliyanto Nurharjanto.

“Media Sosial juga menjadi tempat yang mudah untuk menyebarkan faham-faham radikal dengan memposting berita-berita Hoaks, dari itu diharapkan para generasi muda dalam mengakses informasi harus di cek, ricek dan finalcek dengan mempertanyakan dengan pihak yang berkompeten tentang informasi tersebut,”.tutup Sigit Eliyanto Nurharjanto..

Dalam Kegiatan tersebut juga di isi dua narasumber yaitu Kepala Kantor Kementrian agama Kabupaten Melawi H. Abdulbar, S.Ag, M.Pd yang menyampaikan tentang radikalisme dan Kasubbag Humas Polres Melawi AKP Herno Mintoro yang menyampaikan tentang Bijak bermedia sosial untuk menangkal radikalisme.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved