Breaking News:

Setiap Tahun Diajukan, Rencana Renovasi SDN 09 Landau Bara Kandas Akibat Pandemi

“Memang ada respon dari dinas, sampai tim Sapras pun turun langsung ke sekolah untuk melihat kondisi yang sebenarnya,” ungkapnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Seperti inilah kondisi ruang kelas SDN 09 Landau Beringin. Ruang kelas dibagi dua karena 3 ruang kelas tak bisa dipergunakan. Penyekat ruang kelas juga bolong. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Ratusan murid SDN 09 Landau Beringin, terpaksa harus bertahan lebih lama lagi belajar di ruang kelas rusak dan bergantian karena kekurangan lokal. Harapan renovasi sekolah kandas di tengah jalan akibat pandemi Covid-19.

“Ternyata (rehab sekolah) kandas karena masalah Covid-19. Sampai sekarang belum tahu kapan ini dilanjutkan,” kata Kepala Sekolah Dasar Negeri 09 Landau Beringin, Esra kepada Tribun Pontianak, Kamis 8 April 2021.

Menurut Ersa, kondisi SD negeri 9 Landau Beringin sudah sangat memprihatinkan. Sejak tahun 2015 pihaknya sudah mengusulkan perehapan unit sekolah ke dinas pendidikan kabupaten Melawi.

Bahkan, nyaris setiap tahun usulan itu diajukan.

Baca juga: Gedung SDN 09 Landau Beringin Pinoh Selatan Mengkhawatirkan, Lantai Papan Rapuh dan Bolong

“Memang ada respon dari dinas, sampai tim Sapras pun turun langsung ke sekolah untuk melihat kondisi yang sebenarnya,” ungkapnya.

Tentu tinjauan lapangan saja tak cukup mewujudkan harapan guru dan siswa untuk memiliki ruang kelas yang laik, tanpa ada tindakan perbaikan.

Sementara, tiga ruang kelas yang digunakan saat ini, kondisinya juga memperihatinkan.

“Kita selalu berharap pihak dinas maupun istansi terkait dapat sesegera mungkin melakukan tindakan perbaikan. Sementara ini kami hanya menunggu dan menggunakan dana Bos sekolah seadanya untuk memperbaiki sarana yang sifatnya mendesak, seperti kursi meja siswa yang selalu mengalami kerusakan,” ujar Ersa.

Selain Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi, Erda juga pernah menyampaikan hal yang sama berhubungan dengan kondisi bangunan SD negeri 9 Landau Beringin ke Dinas PUPR propinsi Kalimantan Barat.

Bahkan tim turun langsung untuk mengecek kondisi sebenarnya lapangan.

“Mereka pun menilai SD Negeri 9 Landau Beringin sudah tidak layak dan ini akan menjadi prioritas utama dalam perencanaan,” ungkapnya.

Ersa bahkan sempat menghadiri undangan sosialisasi perehapan sekolah oleh Dinas PUPR propinsi pada tahun 2019.

“Hasilnya akan direalisasi anggaran 2020. Ternyata kandas karena masalah covid 19 hingga sekarang belum tau kapan ini di lanjutkan. Harapan kami ini harus sesegera mungkin diperbaiki, karena sangat- sangat tidak layak, seperti lantai ruang kelas 3 ruang sudah tidak bisa di fungsi kan, WC murid, WC guru, ruang guru, ruang kepala sekolah , lantai perpustakaan semuanya sudah tak layak,” harapnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved