Breaking News:

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Suami Istri Bersimbah Darah di Mempawah, Sang Suami Jadi Saksi Kunci

AKP Rizal mengatakan korban TS yang meninggal dunia sudah dibawa kerumah duka, Sedangkan AL sang suami yang merupakan saksi kunci atas kasus ini hingg

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas Kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi Pembantaian sepasang suami istri di Mempawah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sepasang suami istri di desa Sungai Nipah, Kecamatan Siantan, Kebupaten Mempawah di temukan bersimbah darah di dalam rumahnya sendiri pada Selasa 6 April 2021 pagi.

Kasat Reskrim Polres Mempawah AKP M. Rezky Rizal menyampaikan sang istri berinsiial TS (62) ditemukan tewas di dalam kamar dengan sejumlah luka di bagian kepala, sedangkan AL (72) sang suami ditemukan terluka di dapur dengan luka menganga dibagian perut namun nyawanya masih tertolong.

Saat olah TKP, petugas kepolisian mendapati senjata tajam yang terdiri satu pisau dan satu golok disekitar tubuh AL.

AKP Rizal mengatakan korban TS yang meninggal dunia sudah dibawa kerumah duka, Sedangkan AL sang suami yang merupakan saksi kunci atas kasus ini hingga kini masih menjalani perawatan intensif di dumah Sakit Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak pasca operasi.

"AL setelah menjalani Operasi pada Selasa malam masih menjalani pemulihan, , tertapi masih belum dimintai keterangan, semoga beberapa hari kedepan kondisinya semakin membaik,"ujarnya ditemui saat berada di RS Bhayangkara Anton Sujarwo Pontianak, Rabu 7 April 2021.

Baca juga: Pasutri Bersimbah Darah di Mempawah, Cucu Panjat Jendela

Hingga saat ini, dikatakan AKP Rezky pihaknya sudah memeriksa sebanyak 4 orang saksi, dimana 2 merupakan anak dari korban, 2 lainnya merupakan tetangga korban.

Dikatakannya, hingga kini kepolisian masih belum menetapkan tersangka atas kasus ini dan masih terus melakukan pendalaman tas kasus Pembantaian satu keluarga ini.

Terkait adanya informasi yang menyatakan bahwa AL sang suami yang membantai istri dengan senjata tajam lantas mencoba bunuh diri, pihaknya pun masih akan melakukan pendalaman, dengan mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi.

Kemudian, dikatakan Rizal dari hasil olah TKP tidak ada unsur kerusakan dari dalam rumah, dan tidak ada barang berharga korban yang hilang.

"Sampai dengan saat ini, kita masih melakukan pendalaman, terkait motif Ataupun kejadiannya, Kita masih melakukan Pengumpulan keterangan para saksi,"jelasnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved