Breaking News:

IPTU Rahmad Kartono Bangga Hadiri Wisuda Santri Pondok Pesantren Darul Qolam

Dihadapan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qolam, Ustadz Agustiani, dan para undangan yang hadir, Kapolsek lantas menceritakan pengalamannya ketika bel

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, berfoto bersama dengan dua Santriwan penghafal Alquran 30 juz, yakni Salman yang berusia 13 tahun, dan M. Wais Al Qorni, usia 16 tahun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, sebagai salah satu unsur Forkopimcam Jongkat, merasa bangga bisa menghadiri Haflah Akhirussanah atau Wisuda Santri Pondok Pesantren (Pontren) Darul Qolam, di Jalan Tanggul Gang Famili, Desa Sungai Nipah, Kabupaten Mempawah, Kamis 8 April 2021 pagi.

Haflah Akhirussanah atau Wisuda Santri Pondok Pesantren (Pontren) Darul Qolam turut dihadiri Camat Jongkat yang diwakili Staf Ekbang, Iwan Kurniawan, Kepala KUA Siantan yang diwakili Penghulu Muhammad Watib, unsur pemerintahan Desa Sungai Nipah dan tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat.

Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono menyebutkan, merasa sangat senang dan bangga bisa menghadiri Wisuda Santri tersebut.

“Terlebih dari 14 santri yang diwisuda, dua diantaranya merupakan Hafizh Quran 30 Juz. Masya Allah, ini luar biasa!,” ujar Rahmad Kartono.

Dihadapan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qolam, Ustadz Agustiani, dan para undangan yang hadir, Kapolsek lantas menceritakan pengalamannya ketika belajar mengaji di masa kecil.

Baca juga: Muhammad Pagi Harap Pengurus POM Bersinergi dengan Visi Misi Pemkab Mempawah

“Saat itu, saya pernah dipukul dengan rotan karena melakukan kesalahan berulang-ulang. Dari didikan guru mengaji itu, saya akhirnya bisa membaca Alquran. Ini benar-benar suatu pengalaman indah yang tak terlupakan di masa kecil saya,” ceritanya seraya tersenyum.

Rahmad Kartono selanjutnya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Ustadz Agustiani dalam mencetak santri Tahfizh Alquran 30 Juz dan Safinatun Najah.

“Saya sendiri sudah menyaksikan keberhasilan didikan Pak Ustadz Agustiani di Pondok Pesantren Darul Qolam ini. Kualitas santrinya tak perlu diragukan. Saya mendoakan pondok pesantren ini selalu mendapat keberkahan dan ridho dari Allah SWT,” imbuhnya.

Baca juga: Wabup Pagi Ajak Ormas-ormas di Mempawah Jaga Persatuan dan Kesatuan

Karena itu kata Kapolsek, masyarakat Kecamatan Jongkat, khususnya di Desa Sungai Nipah, harus berbangga memiliki Pondok Pesantren Darul Qolam yang mampu melahirkan generasi Hafizh Alquran.

“Insya Allah, semakin banyak Hafizh Alquran di tengah-tengah kehidupan kita, maka daerah ini akan dijauhkan dari bencana,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolsek mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan masyarakat, tokoh masyarakat dan tokoh agama, beserta alim ulama di Kecamatan Jongkat kepada Polsek Siantan dalam menjaga situasi kamtibmas.

Di ujung acara, Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, berfoto bersama dengan dua Santriwan penghafal Alquran 30 juz, yakni Salman yang berusia 13 tahun, dan M. Wais Al Qorni, usia 16 tahun. (*)

Penulis: Ramadhan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved